BANDA ACEH – Tim Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Aceh bersama Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lhokseumawe berhasil meringkus tiga pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) yang selama ini meresahkan pemilik toko grosir di sejumlah wilayah Aceh.
Ketiga pelaku ditangkap saat melintas di Gerbang Tol Kisaran, Sumatera Utara, pada Kamis dini hari, 6 November 2025. Mereka masing-masing berinisial MY (59), AU (37), dan MN (48).
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, membenarkan penangkapan tersebut.
Baca Juga: Gunakan Pistol Mainan untuk Ancam Korban, Polsek Medan Baru Tangkap Pelaku Curas Ia menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan, MY dan AU merupakan warga Sumatera Utara, sementara MN berasal dari Aceh Timur.
"Benar, Tim Jatanras Polda Aceh dan Satreskrim Polres Lhokseumawe telah menangkap tiga pelaku curat yang beroperasi di sejumlah wilayah di Aceh. Mereka diamankan saat berada di dalam mobil di Gerbang Tol Kisaran," ujar Joko dalam keterangan pers di Mapolda Aceh, Kamis, 6 November 2025.
Menurutnya, kelompok tersebut merupakan spesialis pencurian toko grosir.
Dari catatan kepolisian, para pelaku sudah beraksi di Lhokseumawe sebanyak tiga kali, Pidie Jaya satu kali, Aceh Tamiang dua kali, dan Bener Meriah satu kali.
Lokasi terakhir mereka beraksi adalah Toko Grosir Sinar Arun 2 di Kecamatan Dewantara, Aceh Utara.
Ketiga pelaku kini diamankan di Mapolda Aceh untuk proses hukum lebih lanjut.
Polda Aceh juga tengah berkoordinasi dengan jajaran Polres di wilayah terkait guna menggabungkan seluruh laporan polisi yang melibatkan kelompok tersebut.
Kombes Pol. Joko menegaskan, penangkapan ini merupakan bukti komitmen Polda Aceh dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta melindungi dunia usaha dari ancaman kejahatan.
"Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku kriminalitas yang meresahkan dan mengganggu kamtibmas, apalagi berdampak pada aktivitas ekonomi warga. Ini sejalan dengan poin keempat Commander Wish Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah, yaitu peningkatan harkamtibmas," ujar Joko menutup keterangannya.*