JAKARTA– Orang kepercayaan Gubernur Riau Abdul Wahid, Tata Maulana, ikut terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Provinsi Riau.
Tata kemudian diterbangkan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut Tata merupakan orang kepercayaan Gubernur Riau. Ia tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 18.56 WIB, mengenakan kaus merah dan rompi hijau tua.
Baca Juga: OTT Gubernur Riau: KPK Sita Uang Rupiah, Dolar AS & Poundsterling Selain Tata, Tenaga Ahli Gubernur, Dani M. Nursalam (DMN), juga ikut diperiksa. Total, saat ini ada 10 orang yang tengah menjalani pemeriksaan intensif di KPK, termasuk Gubernur Riau Abdul Wahid yang telah hadir sejak pukul 09.35 WIB.
KPK juga mengamankan uang tunai sebagai barang bukti, terdiri dari pecahan rupiah dan mata uang asing, dengan nilai lebih dari Rp 1 miliar.
Budi menegaskan pihaknya masih menindaklanjuti kasus ini, dan memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan.
OTT ini terkait dugaan korupsi yang melibatkan sejumlah pejabat di lingkungan Dinas PUPR Riau, termasuk Gubernur Abdul Wahid. Hingga kini, KPK belum merinci lebih lanjut perkara yang sedang diselidiki.*
(kp/M/006)