MEDAN – Kasus penipuan dengan modus scamming melalui aplikasi WhatsApp kembali terjadi.
Kali ini, korbannya adalah tokoh masyarakat sekaligus ayah dari artis Raline Shah, Rahmat Shah, yang mengalami kerugian mencapai Rp254 juta.
Baca Juga: Job Fair Terbesar di Medan! 3.970 Lowongan Dibuka Mulai 14 Oktober, Catat Lokasinya! Direktur Reserse Siber Polda Sumatera Utara Kombes Doni Satria Sembiring mengungkapkan, pelaku utama merupakan narapidana di Lapas Tanjung Gusta Medan yang beraksi bersama tiga orang lainnya di luar penjara.
"Perlu kami sampaikan secara garis besar bahwa ini merupakan kejahatan scamming dengan memanipulasi data dan identitas," kata Doni kepada wartawan, Rabu (15/10/2025).
Dijelaskan Doni, pelaku utama Muhammad Syarifuddin Lubis (25), napi kasus narkotika, menyamar sebagai Raline Shah melalui pesan WhatsApp, lalu menghubungi Rahmat Shah.
Pelaku berpura-pura sebagai anaknya dan meminta sejumlah uang dengan dalih kebutuhan pribadi.
"Awalnya pelaku meminta Rp24 juta. Setelah itu, pelaku kembali menghubungi dan meminta Rp42 juta untuk membeli emas. Lalu kembali meminta Rp48 juta dan keesokan harinya meminta Rp100 juta," terang Doni.
Secara total, Rahmat Shah mentransfer empat kali dalam rentang waktu singkat, hingga kerugian yang dialami mencapai Rp254 juta.
Polisi mengungkap bahwa aksi ini tidak dilakukan sendirian. Selain Syarifuddin, terdapat tiga pelaku lain yang terlibat, yakni:- Rizal (34) – sesama tahanan Lapas Tanjung Gusta, berperan memberikan akses handphone ke Syarifuddin.- Indri Permadani (20) – warga Langkat.- Tika Handayani (30) – warga Medan, sebagai penerima aliran dana akhir.
Setelah uang dikirim korban, pelaku langsung memindahkannya secara berantai ke beberapa rekening untuk menghilangkan jejak.
"Modus mereka adalah bergerak cepat dan sistematis dalam menyamarkan aliran dana, guna menghindari pelacakan oleh aparat," jelas Doni.