JAKARTA – Polda Metro Jaya menetapkan seorang pemuda berinisial WFT (22) sebagai tersangka dalam kasus dugaan akses ilegal dan manipulasi data nasabah salah satu bank swasta nasional.
WFT yang disebut-sebut sebagai sosok di balik akun hacker terkenal "Bjorka", kini dijerat pasal berlapis dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.
Penetapan tersangka diumumkan dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Metro Jaya, Kamis (2/10/2025).
Baca Juga: Inflasi Lampung September 2025 Tetap Terkendali Kasubbid Penmas AKBP Reonald Simanjuntak menjelaskan bahwa WFT terjerat sejumlah pasal dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) serta Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi.
"Pelaku dikenakan pasal tindak pidana tanpa hak mengakses sistem elektronik milik orang lain serta manipulasi data elektronik agar seolah-olah otentik. Ancaman pidananya paling lama 12 tahun penjara dan denda Rp12 miliar," ujar Reonald kepada awak media.
Selain itu, WFT juga dijerat dengan pasal pelanggaran perlindungan data pribadi yang diatur dalam UU PDP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara dan denda hingga Rp5 miliar.
Kasubdit IV Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Herman Edco, mengungkapkan bahwa WFT mendapatkan jutaan data nasabah bank dari dark web.
Data itu dibeli menggunakan aset kripto (cryptocurrency), lalu digunakan untuk melakukan pemerasan.
"Dari hasil penyelidikan, pelaku memiliki sekitar 4,9 juta data nasabah yang digunakan untuk mengancam salah satu bank swasta. Ia sempat mengunggah sampel data sebagai bentuk tekanan sebelum menghubungi pihak bank," jelas Herman.
Dalam penggeledahan, polisi menyita sejumlah barang bukti digital berupa laptop, ponsel, serta tangkapan layar berbagai akun bank yang diduga digunakan dalam aksi pemerasan.
Kasus ini kembali mengingatkan publik pada kemunculan hacker anonim "Bjorka" yang sempat menghebohkan Indonesia pada tahun 2022 dengan membocorkan sejumlah data sensitif milik negara.
Meski nama akun tersebut digunakan WFT, polisi belum memastikan apakah ia benar merupakan sosok di balik identitas Bjorka.