KAMPAR – Heri Aprianus Saragih, seorang guru berusia 30 tahun, ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di Desa Kasikan, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau, pada Minggu (1/12/2024). Korban ditemukan dalam keadaan terbakar dan mengalami luka robek di bagian leher. Peristiwa ini pertama kali ditemukan oleh seorang penjaga keamanan setempat yang sedang berpatroli.
Menurut keterangan Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Anom Karibianto, jasad korban ditemukan oleh saksi yang saat itu sedang melakukan patroli rutin. “Korban ditemukan pertama kali oleh seorang penjaga keamanan. Ketika saksi melihatnya, ia mendapati korban sudah tidak bernyawa di samping motor,” ungkapnya, Senin (2/12).
Pihak kepolisian yang menerima laporan segera menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa Heri Aprianus Saragih ditemukan dalam posisi telentang di samping sepeda motornya. Tubuh korban mengalami luka robek di bagian leher dan sebagian tubuhnya terbakar. “Kami menduga korban tewas akibat tindak kekerasan. Penyebab pasti kematian masih dalam penyelidikan,” kata Anom.
Sementara itu, Kapolsek Tapung Hilir, Iptu Well Etria, menambahkan bahwa berdasarkan pemeriksaan awal, polisi menduga bahwa korban tewas akibat tindakan kekerasan. “Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap pelaku dan motif di balik kejadian ini,” jelas Etria.
Heri Aprianus Saragih diketahui sebagai seorang guru yang tinggal di daerah tersebut. Kematian tragis ini mengejutkan keluarga dan rekan-rekan korban, serta masyarakat setempat yang merasa terkejut atas peristiwa tersebut.
Polisi masih terus menyelidiki kasus ini dan berupaya untuk mengungkap pelaku di balik kematian guru tersebut. Kasus ini menjadi perhatian publik dan menambah daftar kasus kekerasan di wilayah Kampar.
(JOHANSIRAIT)