BELU — Komitmen dan pendekatan humanis Satgas Yonif 741/Garuda Nusantara (GN) kembali membuahkan hasil.
Satu granat nanas, satu pucuk senjata jenis Springfield, serta sejumlah munisi berhasil diamankan secara sukarela dari warga perbatasan di Dusun Piebulak, Desa Loonuna, Kecamatan Lamaknen Selatan, Kabupaten Belu, Selasa (22/07/2025).
Penyerahan senjata dan bahan peledak tersebut diterima langsung oleh Danpos Fohuk, Sertu Yunanto Pria Atmaja bersama personel pos, sebagai bentuk kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran TNI di wilayah perbatasan Indonesia–Timor Leste.
Barang-barang berbahaya itu diserahkan oleh BA (60), Ketua Adat Naen sekaligus seorang tokoh masyarakat yang dikenal sebagai sukarelawan pejuang saat konflik Indonesia–Timor Leste.
Penyerahan dilakukan secara sukarela sebagai bentuk penghargaan atas peran aktif Satgas dalam membangun hubungan yang harmonis dan kegiatan-kegiatan sosial di wilayahnya.
Adapun barang-barang yang diserahkan mencakup:
- 1 buah granat tangan jenis nanas
- 1 pucuk senapan Springfield
- 8 butir munisi kaliber 7,62 mm
- 1 butir munisi kaliber 12,7 mm
Seluruh barang tersebut kini telah diamankan di Pos Fohuk dan akan diserahkan ke Makosatgas Yonif 741/GN untuk dilaporkan ke Komando atas guna proses penanganan lebih lanjut.
Menurut Danpos Fohuk, penyerahan ini merupakan hasil dari proses panjang pembinaan teritorial dan kemitraan aktif dengan masyarakat. Di antaranya melalui: