CIANJUR – Polisi berhasil menangkap empat pelaku yang terlibat dalam bentrokan antar kelompok pemuda di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan tiga lainnya terluka serius. Insiden ini terjadi pada Minggu (15/12/2024) dini hari di ruas Jalan Raya Cibeber, Cianjur.
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Cianjur, AKP Tono Listianto, mengungkapkan bahwa para pelaku yang ditangkap adalah MIN (19), MGS (22), RR (20), dan RDR (21). Mereka diduga terlibat dalam penganiayaan terhadap HE (51), yang akhirnya meninggal dunia akibat luka bacok yang dideritanya.”Korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka bacok di punggung dan lengan,” kata AKP Tono Listianto dalam konferensi pers di Mapolres Cianjur, Senin (16/12/2024). Dari para pelaku, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa sebilah parang dan cerulit, yang diduga digunakan untuk menganiaya korban.
Selain korban yang meninggal dunia, tiga orang lainnya yang terlibat dalam insiden tersebut juga mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam. Tiga korban yang terluka adalah EV (21), DR (17), dan MA (19). Mereka saat ini tengah dirawat intensif di rumah sakit, dan salah satu dari mereka dalam kondisi koma akibat luka yang cukup parah.Bentrokan antar kelompok ini diduga dipicu oleh saling ejek antar anggota dua kelompok pemuda tersebut. Namun, pihak kepolisian masih melakukan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif lainnya, termasuk kemungkinan adanya dendam pribadi yang menjadi pemicu bentrok.Tono menjelaskan bahwa insiden tersebut melibatkan belasan orang, yang masing-masing berada di pihak kelompok yang berbeda. “Perkaranya masih terus dalam pengembangan dan penyidikan,” tambahnya. Polisi masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi serta bukti-bukti lainnya untuk mendalami latar belakang kejadian.(JOHANSIRAIT)