BATAM -Seorang pria berinisial MT (26) menjadi korban kekerasan dan pemerasan di sebuah hotel kawasan Lubuk Baja, Batam, Kepulauan Riau.
Kejadian bermula saat korban memesan seorang wanita melalui aplikasi MiChat.
Kapolsek Lubuk Baja melalui Kanit Reskrim Iptu Noval Adimas Ardianto mengatakan, insiden terjadi pada Sabtu (12/4) dan berlanjut hingga Minggu (13/4).
Korban awalnya menginap di sebuah hotel dan menghubungi seorang wanita berinisial AS (30) yang sudah dikenalnya melalui aplikasi tersebut.
"Setelah melakukan hubungan badan, AS pamit dengan alasan melihat anaknya yang sedang sakit. Namun keesokan paginya, ia datang kembali bersama seorang pria yang mengaku sebagai adiknya," ujar Noval, Jumat (18/4/2025).
Tak lama setelah pria tersebut pergi, tiga pria lainnya masuk ke kamar korban.
Salah satu di antaranya, MF (25), mengaku sebagai suami AS.
Hasil pemeriksaan mengungkap bahwa MF dan AS bukan pasangan suami-istri melainkan pacaran.
Dalam kamar hotel, MT dianiaya dan ditodong dengan pisau.
Para pelaku memaksa korban membuka ponsel serta memberikan PIN ATM dan akses m-banking.
Mereka kemudian membawa kabur sebuah handphone Redmi 13 dan uang tunai Rp 9,7 juta milik korban.