JAKARTA -Seorang oknum yang mengaku sebagai petugas pajak dari Jakarta berhasil menguras rekening jurnalis TV One Pontianak, Tut Wuri Handayani, senilai Rp 74 juta. Kejadian ini bermula pada Selasa, 17 Desember 2024, saat pelaku menghubungi korban melalui pesan WhatsApp dengan mengklaim bahwa ia adalah petugas pajak yang akan membantu proses verifikasi NPWP.
Tut Wuri Handayani, korban dalam kasus ini, mengatakan bahwa pelaku memiliki informasi yang sangat lengkap tentang dirinya dan perusahaan tempatnya bekerja, seperti nama, NPWP, email, dan bahkan NIK KTP. “Dia itu bisa lengkap dapat data perusahaan saya, dari nama, NPWP, email, NIK KTP, saya merasa yakin bahwa dia petugas pajak,” ungkap Tut Wuri.
Menurut korban, pelaku kemudian mengarahkan dirinya untuk melakukan verifikasi melalui video call dengan tujuan menonaktifkan NPWP. Namun, di saat itulah pelaku melakukan aksi kloning data, yang memungkinkan dia untuk mengakses informasi penting di handphone korban. “Pelaku ini melakukan kloning, sehingga data-data di handphone saya diketahui, dan mulai dari situlah isi rekening saya di Bank Kalbar dikuras habis,” tambahnya.
Akibatnya, korban kehilangan uang sebesar Rp 74 juta yang dipindahkan dalam 11 kali transaksi dari rekeningnya di Bank Kalbar ke berbagai platform seperti Ovo, Gopay, dan Bank BCA. Tut Wuri pun segera menyadari adanya aktivitas mencurigakan di rekeningnya, namun sayangnya, uang tersebut sudah terlanjur dipindahkan.
Saat ini, korban sudah melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Tut Wuri berharap agar kasus ini dapat segera ditindaklanjuti dan pelaku dapat segera ditangkap. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan pihak-pihak berwenang.
Pihak Kepolisian belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus ini, namun dipastikan akan segera melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku yang sudah melakukan penipuan dan pencurian identitas.
(N/014)