Joki Jalur Alternatif Puncak, Cecep Nurudin (Bokep), Meminta Maaf Setelah Kasus ‘Getok Harga’ Viral

BITVonline.com - Minggu, 22 Desember 2024 06:40 WIB

Warning: getimagesize(https://bitvonline.com/cdn/uploads/images/2024/12viral-NXJ2_large.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 172

BOGOR –Cecep Nurudin, pria yang sempat viral karena aksi ‘getok harga’ terhadap pengendara mobil di jalur alternatif Puncak, Kabupaten Bogor, akhirnya menyampaikan permohonan maaf. Ia mengakui perbuatannya yang meminta uang sebesar Rp850 ribu untuk jasa pengantaran menggunakan motor menuju pom bensin Tugu, yang sempat menuai reaksi negatif dari masyarakat dan wisatawan.

Dalam sebuah video permohonan maaf yang diunggah pada Minggu (22/12/2024), Cecep, yang lebih dikenal dengan nama Bokep, meminta maaf kepada masyarakat, khususnya kepada pemilik akun TikTok @bylibra yang menjadi korban dalam kejadian tersebut. “Assalamualaikum, nama saya Cecep Nurudin, memohon maaf sebesar-besarnya kepada wisatawan dan masyarakat Puncak, khususnya pemilik akun TikTok @bylibra atas kejadian video viral saya meminta uang sebesar Rp850 ribu jasa pengantaran jalan memakai motor menuju pom bensin Tugu,” ucap Bokep dalam video yang disaksikan.

Bokep juga mengakui bahwa ia telah menerima uang sebesar Rp150 ribu dan Rp100 ribu melalui transfer dari korban. Dengan tulus, ia meminta maaf atas tindakannya tersebut dan berharap permintaan maafnya dapat diterima.

“Demikian permintaan maaf saya ini, mohon maaf yang sebesar-besarnya,” pungkasnya.

Sebelumnya, kejadian viral ini berawal dari unggahan video oleh wanita yang menjadi korban tindakan ‘getok harga’. Melalui akun media sosial TikTok @youracel, korban mengungkapkan terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah segera menindaklanjuti kasus ini. “Saya mengucapkan terima kasih terutama kepada pihak Kepolisian Polsek Cisarua dan Polsek Megamendung, Polres Bogor yang telah menindaklanjuti keluhannya dengan cepat,” tulis korban dalam unggahannya.

Kendati demikian, korban juga menyampaikan bahwa ia dan teman-temannya telah memaafkan Bokep atas kejadian tersebut. Ia menganggapnya sebagai musibah yang tidak seharusnya terulang. “Selanjutnya saya mewakili teman-teman saya berharap dari kejadian tersebut agar bisa dijadikan pelajaran dan supaya tidak ada lagi korban selanjutnya,” ujar korban.

Dalam video yang beredar sebelumnya, terlihat percakapan antara pengemudi mobil dan seorang pria yang diduga sebagai joki jalur alternatif, yang meminta uang Rp850 ribu tanpa ada kesepakatan harga sebelumnya. Kejadian ini sempat memicu keresahan di kalangan masyarakat terkait praktik ‘getok harga’ yang sering dilakukan oleh para joki di kawasan Puncak.

Polisi pun langsung bergerak cepat setelah video tersebut viral, dan kini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap oknum-oknum yang terlibat dalam praktik tersebut. Kejadian ini diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati dan mencegah terjadinya praktik serupa di masa mendatang.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Hukum dan Kriminal

Polisi Buru Aktor Intelektual di Balik Dugaan Rusuh Demo May Day di Jakarta

Hukum dan Kriminal

Bupati Labusel Lepas 147 Calon Jemaah Haji, Titip Pesan Jaga Niat dan Nama Baik Daerah

Hukum dan Kriminal

Hardiknas 2026, Pakar Nilai Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Penting untuk Pemerataan Pendidikan

Hukum dan Kriminal

Awan Pelangi Muncul di Langit Jonggol Bogor, BMKG Ungkap Penyebab Fenomena Langka Ini

Hukum dan Kriminal

Prabowo Minta Kampus Hasilkan SDM Sesuai Kebutuhan Nasional, Riset Harus Lebih Relevan

Hukum dan Kriminal

Harga Cabai Rawit Tembus Rp60 Ribu per Kg, Telur Ayam Ras Sentuh Rp31 Ribu di Awal Mei 2026