Viral di Media Sosial, Oknum Dokter Puskesmas 23 Ilir Palembang Diduga Makian dan Tuduh Pencuri pada Penemu HP

BITVonline.com - Kamis, 26 Desember 2024 03:14 WIB

Warning: getimagesize(https://bitvonline.com/cdn/uploads/images/2024/12Ingin-Kembalikan-HP-Milik-Dokter-Pria-di-Palembang-Dimaki-dan-Dituduh-Pencuri-Dinkes-Turun-Tangan.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 172

PALEMBANG -Sebuah peristiwa yang melibatkan oknum dokter di Puskesmas 23 Ilir Palembang tengah viral di media sosial. Pasalnya, seorang pria bernama Herman, yang diketahui menemukan ponsel milik dokter tersebut, justru mendapat tuduhan dan makian tanpa dasar.

Kejadian tersebut bermula ketika Herman menemukan sebuah ponsel di kawasan Pasar 26 Ilir pada sekitar pukul 11:30. Tidak mengetahui pemiliknya, Herman memutuskan untuk membawa ponsel itu ke tempat kerjanya dengan tujuan untuk mencari tahu pemilik yang sah. Untuk itu, ia meminta bantuan pegawai lain untuk mengangkat telepon yang datang dari pemilik ponsel.

Setelah ponsel dijawab dan dijelaskan bahwa ponsel tersebut ditemukan di jalan oleh Herman, sang dokter yang merupakan pemilik ponsel datang untuk mengambilnya. Namun, yang mengejutkan, dokter tersebut malah menuduh Herman sebagai pencuri tanpa memberikan bukti apapun.

Berdasarkan unggahan akun Instagram @pratamakoswra yang kemudian tersebar luas di media sosial, Herman yang berniat baik mengembalikan ponsel tersebut justru disambut dengan cacian dan tuduhan mencuri. Akun tersebut menceritakan bahwa pada pukul 12:04, dokter tersebut datang dengan nada marah dan tanpa rasa terimakasih, malah memaki Herman.

“Kronologi: Wak saya, Bapak Herman, menemukan hp di jalan raya arah pasar 26 Ilir sekitar pukul 11:30. Dikarenakan tidak tahu pemilik hp tersebut, ia berinisiatif membawa hp ke tempat kerja dengan meminta bantuan pegawai lain untuk mengangkat telepon dari pemilik hp. Setelah telepon dijawab, dijelaskan bahwa hp ditemukan oleh Wak saya di jalan. Tiba-tiba, jam 12:04 pemilik hp datang dan menuduh Wak saya sebagai maling tanpa menunjukkan bukti-bukti,” tulis akun tersebut.

Lebih lanjut, unggahan tersebut juga menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada niat baik dari dokter tersebut untuk mengucapkan terimakasih atau meminta maaf. Sebaliknya, Herman justru mendapatkan perlakuan yang tidak pantas.

Kasus ini pun menarik perhatian anggota DPRD Kota Palembang, Mgs. H. Syaiful Padli, yang turun tangan dan menyoroti tindakan oknum dokter tersebut.

Kejadian ini mencerminkan bagaimana niat baik seseorang dalam mengembalikan barang yang ditemukan bisa berujung pada tuduhan tak berdasar. Warga pun berharap agar pihak terkait segera menindaklanjuti masalah ini guna memberikan keadilan bagi Herman yang hanya berusaha mengembalikan barang yang bukan miliknya.

Kasus ini juga semakin ramai dibicarakan di media sosial, menyusul ketidakadilan yang dialami oleh Herman yang pada dasarnya hanya berniat baik.

Belum ada klarifikasi resmi dari pihak Puskesmas 23 Ilir maupun oknum dokter yang terlibat dalam insiden tersebut. Namun, publik terus menunggu langkah selanjutnya dari pihak berwenang untuk menyelesaikan permasalahan ini

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Berita Terkait

Hukum dan Kriminal

Dampingi PM Modi, Prabowo Sebut Prambanan Perekat Hubungan Indonesia dan India Sejak Berabad-abad

Hukum dan Kriminal

Roy Suryo Tempuh Praperadilan Kedua, Status Tersangka Kembali Diuji di PN Jaksel

Hukum dan Kriminal

Jelang Sidang Kasus Ijazah, Roy Suryo dan Dokter Tifa Klaim Alami Intimidasi

Hukum dan Kriminal

Said Iqbal Desak Pajak JHT Dihapus, Pemerintah Mulai Kaji Revisi Aturan

Hukum dan Kriminal

KPK Boyong Tiga Koper dari Disdik Langkat, Penyidikan Kasus OTT Bupati Kian Meluas

Hukum dan Kriminal

Harga Semen di Batu Bara Kian Menggila, Semen Tiga Roda Tembus Rp100 Ribu per Sak!!