MALANG -Seorang pria terekam kamera CCTV saat merusak fasilitas umum berupa tulisan “Taman Galunggung” dan “Taman Ijen” di Kota Malang, Senin malam (30/12). Tindak perusakan ini terjadi di dua lokasi berbeda dan dilakukan oleh pelaku yang sama.
Pria tersebut terlihat mengendarai sepeda motor sendirian tanpa mengenakan helm. Setelah sampai di depan tulisan “Taman Galunggung”, ia langsung turun dan menendang tulisan tersebut. Kejadian serupa juga terjadi di lokasi kedua, yakni Taman Ijen.
“Iya benar, di dua lokasi. Taman Galunggung dan Taman Ijen, dan itu pelaku yang sama,” ujar Laode KB Al Fitra, Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau (RTH) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, pada Selasa (31/12).
Akibat perbuatan tersebut, kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp 25 juta. Laode menjelaskan, kerusakan pada tulisan “Taman Galunggung” diperkirakan menelan biaya perbaikan sekitar Rp 20 juta, sementara tulisan “Taman Ijen” diperkirakan memerlukan biaya sekitar Rp 5 juta.
Pihak DLH Kota Malang telah berencana untuk melaporkan tindakan perusakan tersebut ke pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti.
Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol M Sholeh, mengungkapkan bahwa hingga kini pihaknya belum menerima laporan resmi dari DLH Kota Malang. “Kami belum menerima laporan. Nanti akan segera kita tindaklanjuti langsung,” kata Sholeh.
Motif dari tindakan perusakan ini masih belum diketahui, dan pihak berwenang berharap dapat segera mengungkap identitas pelaku melalui penyelidikan lebih lanjut.
(N/014)