LABUSEL-Seorang ASN berinisial DH tega bakar ibu tiri nya berinisial ND hingga gosong di kediamannya.
Menurut laporan, aksi oknum ASN bakar ibu tiri ini berlangsung di Desa Sampean Barat, Kecamatan Sei Kanan, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Dugaan sementara, aksi nekat oknum ASN bakar ibu tiri ini karena diduga depresi setelah dicopot dari jabatannya sebagai Kepala puskesmas Hutagadong.
Kapolsek Sei Kanan, AKP Herry Sugiharto mengatakan, aksi brutal seorang ASN bakar ibu tiri ini berlangsung pada Jumat (11/11/2022) kemarin, atau selepas korbannya melaksanakan salat subuh.
Saat itu, anak tiri korban yang lain bernama Edianto Hasibuan dan istrinya, Suriyani Tanjung mendengar suara teriakan dari rumah korban.
Karena khawatir, saksi Edianto lantas pergi ke rumah ibu tirinya itu bersama sang istri. Ketika sampai di rumah ibu tirinya, saksi melihat korban sudah tergeletak dengan kondisi luka bakar.
Sontak, saksi syok, dan kabar ini turut diketahui warga.
Tak berapa lama kemudian, rumah korban pun ramai dipenuhi masyarakat sekitar.
Ketika dicek, ternyata kondisi korban sudah meninggal dunia.
Saat ditemukan, korban masih menggunakan mukenah dan sarung.
Di dalam rumah korban, turut ditemukan botol bekas diduga berisi BBM.
BBM ini pula yang disinyalit dipakai DH untuk membakar ibu tirinya.
Atas laporan itu, polisi pun langsung mendatangi lokasi. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan turut mengamankan DH.
Diduga stres dicopot sebagai Kapus
Menurut keterangan pihak keluarga, DH, oknum ASN yang bakar ibu tiri ini baru saja dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Puskesmas Hutagadong.
Kuat dugaan, masalah inilah yang membuat ASN tersebut stres dan nekat bakar ibu tiri nya hingga gosong.
Setelah dicopot, ternyata pelaku dipindahkan menjadi tenaga medis biasa di kawasan Tanjung Medan, Kabupaten Labusel.
“Iya, sepertinya depresi. Karena beliau sejak 2013 jadi Kepala Puskesmas Hutagodang dan dua bulan terakhir beliau dipindahkan.
Mungkin karena jauh,” kata Kapolsek Sei Kanan, AKP Herry Sugiharto.
Jenazah korban langsung dimakamkan
Informasi diperoleh Awak Media usai kejadian, jenazah korban langsung dimakamkan pihak keluarga.
Sebab, pihak keluarga tidak ingin menunggu lama-lama untuk mengebumikan jenazah ND.
Untuk pelaku sendiri, saat ini sudah diamankan.
Polisi masih mendalami dan menggali lebih lanjut keterangan pelaku.
Polisi juga berencana akan melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan jiwa oknum ASN tersebut.
(A,tarigan)