SIMALUNGUN -Sebuah perampokan bersenjata menimpa seorang pekerja PT PNM Mekaar di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), mengakibatkan kerugian uang perusahaan sebesar Rp 7 juta. Kejadian tragis ini memunculkan kekhawatiran akan keamanan di sekitar perkebunan PT Bridgestone BSRE.
Kasat Reskrim Polres Simalungun, AKP Ghulam Yanuar Luthfi, mengungkapkan bahwa perampokan terjadi di Jalan Afdeling X Perkebunan PT Bridgestone BSRE, Nagori Dolok Kataran, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, pada Rabu (13/3/2024). Keempat pelaku berhasil diamankan oleh kepolisian dalam sebuah operasi dini hari.
Menurut keterangan yang diberikan oleh Ghulam, korban, seorang pekerja bernama Amelia, tengah mengendarai sepeda motor menuju kantor PT PNM Mekaar Tapian Dolok saat kejadian terjadi. Dia dihadang oleh dua pelaku bersenjata tajam yang langsung menodongkan parang ke lehernya. Tanpa ampun, pelaku-pelaku lain segera bergabung, membekap mulut korban, dan merampas tas yang berisi uang tagihan angsuran.
“Pelaku berhasil menarik tas sandang saya yang berisikan uang tagihan angsuran sebesar Rp 7.083.500. Kemudian korban melaporkan kepada pimpinan dan membuat laporan pengaduan ke Polsek Serbalawan,” ungkap Ghulam.
Pihak kepolisian segera merespons laporan tersebut dan berhasil menangkap keempat pelaku di Nagori Dolok Kataran pada pukul 00.30 WIB. Dalam proses penangkapan, kepolisian berhasil menyita sejumlah barang bukti, termasuk parang yang digunakan para pelaku dalam aksinya.
Ghulam juga mengungkapkan bahwa sebagian uang hasil pencurian telah digunakan oleh para pelaku untuk membayar utang dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Meskipun demikian, keberhasilan kepolisian dalam menangkap pelaku memberikan sedikit kelegaan bagi korban dan perusahaan yang mengalami kerugian akibat perampokan tersebut.
Peristiwa ini menunjukkan bahwa keamanan dan perlindungan terhadap pekerja dan perusahaan di sekitar wilayah perkebunan perlu diperkuat. Masyarakat dan pihak berwenang diharapkan bekerja sama untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
(K/09)