SIDOARJO – Tragedi memilukan mengguncang Desa Semambung, Gedangan, Sidoarjo, ketika seorang kasir minimarket yang bernama YM ditemukan tewas di tempat kerjanya. Penemuan tragis ini mengungkap sebuah kisah kelam di balik pembunuhan yang terjadi pada Minggu malam lalu.
Menurut laporan dari detikJatim, YM ditemukan pada Minggu, 31 Maret 2024, sekitar pukul 22.00 WIB. Kapolresta Sidoarjo, Kombes Christian Tobing, mengungkapkan bahwa pelaku perampokan dan pembunuhan ini adalah seorang pemuda bernama Prayogo, berusia 21 tahun, yang merupakan warga Situbondo.
Pengungkapan tersebut mengejutkan banyak pihak, karena selama ini Prayogo dikenal sebagai tetangga yang baik dan tidak menimbulkan masalah. Namun, motif di balik aksi kejamnya adalah kebutuhan ekonomi yang mendesak, khususnya terkait rencananya untuk mudik Lebaran.
Kombes Christian Tobing menjelaskan bahwa perampokan yang dilakukan oleh Prayogo telah direncanakan dengan matang. Pelaku bahkan membawa senjata berupa pisau dapur dan memanfaatkannya dengan pura-pura membeli pulsa di minimarket tempat YM bekerja.
“Mengenakan senjata tajam, pelaku memasuki minimarket dengan berpura-pura membeli pulsa,” ujar Kombes Christian Tobing.
Motif pembunuhan ini terbongkar ketika polisi berhasil menangkap Prayogo. Dalam pemeriksaan awal, Prayogo mengakui bahwa ia baru saja kehilangan pekerjaannya di sebuah hotel dan membutuhkan uang untuk mudik ke kampung halamannya di Situbondo.
“Prayogo merasa terdesak oleh kebutuhan ekonomi, terutama untuk biaya mudik ke Situbondo setelah kehilangan pekerjaan,” tambah Kombes Christian Tobing.
Tragedi ini mengingatkan kita akan pentingnya pendampingan sosial dan dukungan kepada mereka yang mengalami kesulitan ekonomi, terutama di tengah suasana menjelang hari raya. Semoga kasus ini dapat menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih peduli dan memberikan perhatian kepada sesama yang membutuhkan.
(K/09)