Driver Ojol Dibacok Saat Antar Bakmi di Bantul, Celurit Menancap di Bahu!

BITVonline.com - Minggu, 02 Juni 2024 06:14 WIB

BANTUL -Seorang driver ojek online berinisial TS (17) mengalami luka serius setelah diserang dengan celurit saat sedang mengantarkan pesanan bakmi goreng. Peristiwa nahas ini terjadi di Jalan Pemuda, Kabupaten Bantul, pada Minggu (2/6) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, menjelaskan bahwa insiden ini bermula ketika korban bersama seorang saksi berinisial Y (15) tengah dalam perjalanan mengantarkan pesanan. “Sesampainya di Jalan Pemuda, Teruman, korban dan saksi berpapasan dengan rombongan yang terdiri dari tujuh sepeda motor. Rombongan tersebut berbalik arah dan mengejar korban dan saksi,” ujar Nengah saat dihubungi pada Minggu (2/6).

Ketegangan memuncak ketika salah satu anggota rombongan tersebut membacok TS. Korban dan saksi kemudian melarikan diri menuju kawasan Lapangan Cepit, Pendowoharjo. “TS kabur dengan kondisi celurit masih menempel di bahu kanannya,” tambah Nengah.

Setibanya di Lapangan Sepakbola Cepit, rombongan penyerang tidak melanjutkan pengejaran. TS dan Y kemudian segera menuju RS PKU Muhammadiyah Bantul untuk mendapatkan perawatan medis. Menurut keterangan dari petugas rumah sakit, TS mengalami luka pada tulang skapula bahu kanan dengan ukuran sekitar 4 cm.

“Setelah mendapatkan pertolongan awal, TS dirujuk ke RS Sarjito untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” kata Nengah.

Hingga berita ini diturunkan, pelaku penyerangan masih belum tertangkap. Polres Bantul sedang melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas dan motif para pelaku. Kejadian ini menambah daftar panjang kasus kekerasan jalanan yang mengancam keselamatan masyarakat, khususnya para driver ojek online yang sering kali bekerja pada waktu-waktu rawan.

Para warga di sekitar lokasi kejadian diimbau untuk lebih waspada dan segera melaporkan kepada pihak berwajib jika melihat atau mengetahui informasi terkait keberadaan para pelaku. Pihak kepolisian juga berjanji akan meningkatkan patroli di kawasan rawan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.

Kejadian tragis ini mengundang keprihatinan dari berbagai pihak, terutama komunitas ojek online yang menyerukan agar keselamatan para driver lebih diperhatikan. Mereka berharap agar pihak kepolisian segera menangkap pelaku dan memberikan hukuman yang setimpal agar memberikan efek jera.

Sementara itu, TS yang masih berusia 17 tahun kini harus menjalani perawatan intensif untuk memulihkan kondisi fisiknya. Keluarga dan rekan-rekannya berharap agar TS segera pulih dan bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala.

Kejadian ini juga menjadi peringatan bagi semua pihak akan pentingnya menjaga keamanan dan keselamatan, terutama di jalanan yang sering menjadi lokasi kejadian kriminalitas. Semoga dengan adanya kejadian ini, langkah-langkah preventif bisa lebih ditingkatkan untuk mencegah hal serupa terulang di masa mendatang.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Hukum dan Kriminal

Dikebut Siang Malam, Lima Sekolah Rakyat di Indonesia Hampir Rampung Jelang Tahun Ajaran Baru

Hukum dan Kriminal

Jokowi Bakal Nonton Laga Timnas Indonesia Vs Vietnam di Piala AFF U-19, Polda Sumut Siapkan Pengamanan Ketat

Hukum dan Kriminal

Prabowo Semringah Lihat Antusias Sekolah Rakyat, Sebut Peminat Capai Ratusan Siswa

Hukum dan Kriminal

Prabowo Cerita Sering Diejek, Minta Siswa Tetap Tegar dan Balas dengan Kesantunan

Hukum dan Kriminal

Tim Rimueng Koetaradja Polresta Banda Aceh Tangkap Pelaku Curi Rp15 Juta di Kios Saat Patroli Malam

Hukum dan Kriminal

PMR Wira SMAN 2 Tabanan Diminta Jadi Garda Terdepan Lawan Krisis Sampah