Aparat Gabungan Polda Papua, Satgas Damai Cartenz, dan Kodam XVII Cenderawasih Berhasil Duduki Markas KKB di Paniai

BITVonline.com - Senin, 17 Juni 2024 06:58 WIB

PAPUA -Operasi gabungan yang melibatkan aparat dari Polda Papua, Satgas Damai Cartenz, dan Kodam XVII Cenderawasih berhasil menegaskan kehadiran dan penegakan hukum di Distrik Bibida, Kabupaten Paniai, Papua Tengah. Operasi ini ditujukan untuk mengatasi kegiatan kriminal yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah tersebut, yang telah meresahkan masyarakat.

Kombes Pol Faizal Ramadhani, Kepala Operasi Damai Cartenz, dalam keterangan kepada media pada Senin (17/6/2024), menyatakan bahwa penindakan dilakukan secara tegas dan terukur terhadap KKB pimpinan Undinus Kogoya. Kegiatan kriminal yang dilakukan oleh kelompok ini, seperti penyerangan dan penggunaan senjata, telah mengancam keamanan dan ketertiban di daerah tersebut.

Barang Bukti Disita dari Markas KKB

Dalam operasi tersebut, aparat berhasil menyita sejumlah barang bukti yang merupakan alat untuk melakukan aksi kriminal. Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain:

Tiga pucuk senapan anginDua amunisi kaliber 5,66 mmDua amunisi kaliber 7,62 mmSatu unit drone beserta remote controlDua buah parang

Selain itu, aparat juga berhasil menyita barang bukti lainnya berupa tujuh telepon genggam, satu unit HT (Handy Talkie), delapan atribut KKB, enam tombak, dan empat sangkur. Kegiatan penyitaan barang bukti ini merupakan bagian dari upaya untuk mempersempit ruang gerak KKB dan mencegah terulangnya aksi kriminal di wilayah tersebut.

Komitmen Satgas Damai Cartenz untuk Kehadiran dan Keamanan Papua

AKBP Bayu Suseno, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, menegaskan bahwa operasi ini dilakukan selama tiga hari sejak 14 Juni 2024 hingga 17 Juni 2024 dengan melibatkan personel gabungan TNI dan Polri. Tujuan utama dari operasi ini adalah untuk menegakkan hukum secara tegas dan terukur serta memulihkan situasi keamanan di Distrik Bibida, Kabupaten Paniai.

“Satgas Operasi Damai Cartenz berkomitmen untuk terus melakukan penegakan hukum yang tegas kepada KKB di Papua, demi menjaga kedamaian dan keamanan masyarakat,” ujar AKBP Bayu Suseno.

Penanganan Humanitarian dalam Penindakan Terhadap KKB

Pangkogabwilhan III Letjen TNI Richard Tampubolon menambahkan bahwa aksi KKB seringkali melibatkan warga sipil sebagai tameng, yang menyebabkan korban sipil tak berdosa. Oleh karena itu, TNI dan Polri tidak hanya melakukan penindakan secara militer, tetapi juga menjalankan tindakan kemanusiaan untuk melindungi masyarakat dari ancaman KKB.

Langkah-Langkah Menuju Pemulihan Keamanan

Saat ini, aparat telah menguasai kembali Distrik Bibida dan terus berupaya memulihkan situasi keamanan di wilayah tersebut. Langkah-langkah preventif dan proaktif terus dilakukan guna mencegah adanya gangguan keamanan di masa mendatang.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Hukum dan Kriminal

PB ISMI Gelar Konferensi Internasional Selat Malaka 2026 di Batam, Buka Kesempatan bagi Pemakalah dari Dalam dan Luar Negeri

Hukum dan Kriminal

Mahfud MD Minta Kejagung Umumkan 41 Nama yang Muncul dalam Kasus Dugaan Korupsi MBG

Hukum dan Kriminal

Masyarakat Bisa Pilih Logo HUT ke-81 RI, Begini Caranya!

Hukum dan Kriminal

FIFA Ingin Ubah Aturan Adu Penalti Piala Dunia 2026, Ini Alasannya

Hukum dan Kriminal

Wakapolda Aceh Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan, Kenang Jasa Pejuang Jelang Hari Bhayangkara ke-80

Hukum dan Kriminal

Prabowo: Juli Ini Kita Launching B50, Indonesia Tak Akan Impor Solar Lagi