Konflik Lama Berujung Tragis: Nanang Gimbal Bunuh Tetangga, Aktor Sandy Permana

BITVonline.com - Kamis, 16 Januari 2025 06:35 WIB

BEKASI -Konflik berkepanjangan antara Nanang alias Gimbal (45) dan aktor Sandy Permana akhirnya berujung tragis. Nanang ditangkap setelah menikam Sandy hingga tewas di Perumahan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu pagi, 12 Januari 2025.

Menurut Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya Triputra, perseteruan ini dimulai dari insiden kecil pada tahun 2019. Kala itu, Sandy tanpa izin mendirikan tenda dan menebang pohon di halaman rumah Nanang untuk keperluan pesta. Tindakan tersebut memicu rasa tersinggung Nanang, meski ia memilih diam karena mengetahui sifat pemarah Sandy.

“Pada 2019, korban mendirikan tenda dan menebang pohon di halaman rumah tersangka tanpa izin,” ujar Wira dalam keterangan pers, Kamis (16/1/2025).

Hubungan Nanang dan Sandy semakin memburuk setelah peristiwa tersebut. Nanang memutuskan untuk menjual rumahnya dan pindah ke blok lain di lingkungan yang sama. Namun, perseteruan lama kembali mencuat dalam sebuah rapat RT di tahun 2024, yang membahas pencopotan ketua RT terkait kasus perselingkuhan.

Dalam rapat tersebut, Sandy terlibat adu mulut dengan istri ketua RT. Nanang yang mencoba menenangkan situasi akhirnya ikut terseret. “Tersangka menegur dengan mengatakan, ‘Enggak usah teriak-teriak, biasa aja,’ tetapi korban membalas dengan melotot dan berkata, ‘Lu bukan warga sini, enggak usah ikut-ikutan’,” jelas Wira.

Setelah rapat itu, Sandy menyomasi istri Nanang melalui pesan WhatsApp, menuduh Nanang melakukan serangan. Rangkaian peristiwa ini semakin memperuncing hubungan keduanya.

Kemarahan Nanang akhirnya memuncak pada 12 Januari 2025. Di pagi yang tenang, pertikaian antara keduanya terjadi lagi. Sandy meludah ke arah Nanang, yang memicu kemarahan tak terbendung. Nanang mengambil sebilah pisau dari kandang ayam di samping rumahnya dan menikam Sandy hingga tewas.

“Tersangka menggunakan sebilah pisau yang diambil dari kandang ayam,” terang Wira.

Usai melakukan penusukan, Nanang sempat melarikan diri menumpang truk menuju Karawang. Namun, pelariannya berakhir setelah aparat kepolisian berhasil meringkusnya. Kini, Nanang menghadapi proses hukum atas tindakan brutal yang dilakukannya.

Tragedi ini menjadi pengingat bahwa konflik kecil yang dibiarkan berlarut-larut dapat berujung pada konsekuensi tragis. Kepolisian masih terus mendalami kasus ini untuk memastikan seluruh aspek hukum terpenuhi.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Entertainment

Plh Wali Kota Tanjungbalai Terima Kunjungan FKM UINSU Laksanakan Pengabdian Masyarakat Tahun 2026 di Kota Tanjungbalai

Entertainment

Potensi Pajak Tambang Sumut Tembus Rp5 Miliar, Tambang Ilegal Jadi Sorotan

Entertainment

Bobby Nasution Siapkan PSEL Medan Raya, Sampah Diolah Jadi Listrik 15 MW

Entertainment

Ekspor SDA Lewat DSI Disorot Dunia, S&P dan Moody’s Ingatkan Risiko Investor dan Ekonomi RI

Entertainment

Dolar AS Tembus Rp17.700, BI Pastikan Pelemahan Rupiah Tak Separah Krisis 1998

Entertainment

Prabowo Panggil Airlangga hingga Rosan ke Istana, Bahas Ekonomi dan Danantara?