JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Jumat, 23 Oktober 2026.
Namun, penguatan tersebut tidak bertahan lama. Indeks acuan pasar saham Indonesia itu berbalik melemah 0,24 persen sesaat setelah perdagangan dibuka.
Mengutip data RTI Infokom, IHSG dibuka pada level 5.397,33. Setelah itu, indeks bergerak di kisaran 5.370 hingga 5.405 pada awal perdagangan.
Baca Juga: Butuh Modal Usaha? KUR BCA 2026 Tawarkan Pinjaman hingga Rp500 Juta, Ini Syaratnya Pada periode yang sama, sebanyak 257 saham tercatat menguat, 199 saham melemah, dan 227 saham stagnan.
Adapun kapitalisasi pasar IHSG mencapai Rp9.495 triliun.
Tekanan pada awal perdagangan juga terlihat pada sejumlah saham berkapitalisasi besar, termasuk saham perbankan dan telekomunikasi milik negara.
Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) turun 0,78 persen ke level Rp3.820 per saham.
Sementara itu, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) melemah 1,03 persen ke level Rp2.870 per saham.
Pelemahan juga dialami PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM).
Saham perusahaan telekomunikasi tersebut turun 1,82 persen ke level Rp2.160 per saham.
Tim Riset Phintraco Sekuritas menilai investor perlu mencermati potensi aksi ambil untung atau profit taking.
Kewaspadaan tersebut muncul setelah IHSG mencatatkan penguatan selama tiga hari perdagangan berturut-turut.