JAKARTA — Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI 2026 menjadi salah satu pilihan pembiayaan yang dapat dipertimbangkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menambah modal usaha.
Pinjaman ini dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan modal kerja maupun investasi produktif sesuai ketentuan bank.
Bagi pelaku UMKM yang membutuhkan pinjaman Rp100 juta, besaran cicilan bulanan perlu diperhitungkan sebelum mengajukan kredit.
Baca Juga: Rupiah Akhirnya Menguat! Dolar AS Kembali di Bawah Rp18.000, Apa Penyebabnya? Jangka waktu pinjaman atau tenor akan memengaruhi jumlah angsuran yang harus dibayarkan setiap bulan.
Dalam simulasi angsuran yang tercantum pada bahan informasi, pinjaman Rp100 juta dengan tenor 1 hingga 5 tahun memiliki cicilan mulai sekitar Rp1,93 juta hingga Rp8,61 juta per bulan.
Tenor yang lebih panjang membuat cicilan bulanan lebih rendah, tetapi peminjam perlu mempertimbangkan total pembayaran selama masa kredit.
Tabel Angsuran KUR BNI 2026 Pinjaman Rp100 Juta
Berikut simulasi angsuran KUR BNI 2026 untuk plafon pinjaman Rp100 juta berdasarkan data yang diberikan.
12 bulan (1 tahun)Rp8.606.643 per bulan24 bulan (2 tahun)Rp4.432.061 per bulan36 bulan (3 tahun)Rp3.042.194 per bulan48 bulan (4 tahun)Rp2.348.503 per bulan60 bulan (5 tahun)Rp1.933.280 per bulan
Angka tersebut merupakan simulasi dan bukan jaminan besaran cicilan yang akan ditetapkan BNI.
Calon debitur perlu meminta perhitungan resmi kepada bank karena besaran angsuran dapat bergantung pada ketentuan program, suku bunga, dan hasil persetujuan kredit.
Syarat Pengajuan KUR BNI 2026