JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Rabu, 21 Oktober 2026.
Penguatan terjadi ketika pelaku pasar menantikan keputusan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) yang diperkirakan akan memengaruhi pergerakan pasar saham dan nilai tukar rupiah.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan pagi, IHSG naik 0,67 persen ke level 5.314,50.
Baca Juga: INALUM Perkuat Posisi Industri Aluminium Indonesia di Forum Mineral dan Logam Internasional 2026 Kenaikan tersebut didukung penguatan sejumlah saham berkapitalisasi besar, termasuk PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA), PT Darma Henwa Tbk. (DEWA), dan PT Indosat Tbk. (ISAT).
Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 396 saham tercatat menguat, 147 saham melemah, sementara 420 saham tidak mengalami perubahan harga.
Pergerakan tersebut menunjukkan jumlah saham yang mengalami kenaikan lebih banyak dibandingkan saham yang melemah.
Meski demikian, pelaku pasar masih mencermati perkembangan ekonomi, terutama arah kebijakan suku bunga Bank Indonesia dan stabilitas nilai tukar rupiah.
Sejumlah saham dalam kelompok indeks LQ45 mencatat kenaikan pada perdagangan pagi.
Saham PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) menjadi salah satu yang mengalami penguatan terbesar dengan kenaikan 4,65 persen ke level Rp360 per saham.
Penguatan juga terjadi pada saham PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) yang naik 3,91 persen menjadi Rp266 per saham.
Sementara itu, saham PT Indosat Tbk. (ISAT) menguat 3,50 persen ke posisi Rp1.775 per saham.
Kenaikan turut terjadi pada saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) sebesar 3,03 persen menjadi Rp2.720 per saham.
Halaman :
Warning: Undefined variable $max_pages in
/home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line
259