JAKARTA - Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) berada di level Rp 17.959 pada perdagangan Kamis (15/10/2026) pagi, mendekati angka Rp 18.000. Berdasarkan data Bloomberg yang dikutip dalam sumber, posisi tersebut lebih tinggi dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp 17.903.
Pada pembukaan perdagangan, dolar AS tercatat berada di level Rp 17.951. Pergerakan mata uang tersebut diperkirakan berada dalam rentang Rp 17.944 hingga Rp 17.965 sepanjang perdagangan hari ini.
Data tersebut menunjukkan nilai dolar AS masih berada dekat level Rp 18.000. Pergerakan kurs tetap perlu dipantau karena dapat berubah selama perdagangan berlangsung.
Baca Juga: Medan Dikepung Kabut Asap Pekat: Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Jarak Pandang Anjlok Jadi 1 Km Secara tahunan, dolar AS tercatat menguat 7,67% terhadap rupiah sepanjang 2026 berdasarkan data yang disampaikan dalam sumber.
Pergerakan dolar AS terhadap mata uang negara lain pada perdagangan pagi ini terpantau bervariasi. Terhadap euro (EUR), dolar AS menguat 0,63%, sedangkan terhadap pound sterling (GBP) menguat 0,42%.
Sebaliknya, dolar AS melemah 0,42% terhadap yen Jepang (JPY). Mata uang tersebut juga melemah 0,22% terhadap dolar Australia (AUD), 0,20% terhadap dolar Kanada (CAD), serta 0,77% terhadap franc Swiss (CHF).
Perbedaan pergerakan tersebut menunjukkan bahwa dolar AS tidak bergerak searah terhadap seluruh mata uang utama dunia pada perdagangan pagi ini.
Masyarakat dan pelaku usaha dapat memantau perkembangan nilai tukar rupiah untuk memperhitungkan kebutuhan transaksi, terutama yang berkaitan dengan pembayaran impor, perjalanan ke luar negeri, maupun transaksi menggunakan mata uang asing.
Data kurs dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan pasar keuangan.* (d/dh)