JAKARTA- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan awal pekan, Senin (28/9/2026). IHSG turun 0,51 persen ke level 6.209.
Pada awal perdagangan, volume transaksi tercatat sekitar 580 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp154 miliar. Frekuensi perdagangan tercatat sekitar 39,77 ribu kali transaksi.
Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 156 saham menguat, 231 saham melemah dan 576 saham lainnya bergerak stagnan.
Baca Juga: Kompak Anjlok Rp 16 Ribu Cek Rincian Harga Emas Antam dan Buyback Terbaru Sejumlah indeks sektoral juga bergerak bervariasi. Sektor energi menguat 0,40 persen, barang konsumen primer naik 0,15 persen dan transportasi serta logistik tumbuh 0,59 persen.
Sektor industri juga menguat 0,05 persen, sedangkan sektor properti naik 0,07 persen.
Di sisi lain, sejumlah sektor berada di zona merah. Sektor barang konsumen siklikal melemah 1,77 persen, keuangan turun 0,51 persen, infrastruktur terkoreksi 0,55 persen dan bahan baku turun 0,47 persen.
Sektor teknologi menjadi salah satu yang mengalami pelemahan cukup dalam, yakni turun 3,85 persen. Sementara sektor kesehatan terkoreksi 0,13 persen.
Saham Top GainersTiga saham yang mencatat kenaikan terbesar pada awal perdagangan yakni PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) yang menguat 33,33 persen.
Kemudian PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) naik 31,25 persen dan PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) melesat 23,55 persen.
Saham Top LosersSementara itu, tiga saham yang berada di jajaran pelemah terbesar yakni PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) yang turun 15 persen.
PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE) juga melemah 15 persen, sedangkan PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID) terkoreksi 14,92 persen.
Pergerakan IHSG pada awal perdagangan ini menjadi gambaran kondisi pasar saham domestik pada pembukaan pekan. Investor selanjutnya mencermati pergerakan masing-masing sektor dan saham sepanjang sesi perdagangan.* (in/dh)