MEDAN — PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) I Sumatera Utara mencatat telah mengangkut 1,85 juta penumpang sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Pada periode yang sama, KAI Sumut juga mengangkut sekitar 550 ribu ton logistik ke berbagai wilayah di Sumatera Utara.
Manager Humas KAI Divre I Sumut Anwar Yuli Prastyo mengatakan tingginya jumlah angkutan penumpang dan barang menunjukkan peran transportasi kereta api dalam mendukung mobilitas masyarakat sekaligus distribusi logistik.
"Jumlah logistik yang telah diantarkan pihaknya kini mencapai 550 ribu ton. Tingginya jumlah angkutan penumpang dan barang menunjukkan peran strategis transportasi KA," kata Anwar, Sabtu (19/9/2026).
Baca Juga: Geger Isu Winda Gowasa 'Dijual' ke Eks Wakapolda, Polda Sumut Usut Pencemaran Nama Baik Selain melayani perjalanan penumpang, KAI Sumut juga menjalankan pengangkutan berbagai komoditas. Sepanjang delapan bulan 2026, angkutan logistik KAI didominasi bahan bakar minyak (BBM) dan peti kemas.
Jumlah angkutan tersebut menjadi bagian dari aktivitas KAI dalam mendukung kebutuhan transportasi serta distribusi barang di wilayah Sumatera Utara.
Anwar mengatakan KAI ingin terus memperkuat peran kereta api sebagai salah satu moda transportasi yang aman dan berkelanjutan. Pengembangan layanan juga diharapkan memberikan nilai tambah terhadap aktivitas perekonomian masyarakat.
"KAI Sumut ingin menjadikan transportasi KA sebagai tulang punggung transportasi yang aman, berkelanjutan, dan memberi nilai tambah bagi perekonomian masyarakat Sumut," ujarnya.
Capaian 1,85 juta penumpang dan 550 ribu ton logistik tersebut merupakan catatan operasional KAI Divre I Sumut selama periode Januari-Agustus 2026.
KAI Sumut juga terus menjalankan layanan angkutan penumpang dan barang sebagai bagian dari dukungan terhadap konektivitas serta distribusi logistik di Sumatera Utara.* (mi/dh)