JAKARTA - Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali naik pada perdagangan Sabtu (19/9/2026). Harga emas Antam ukuran 1 gram kini mencapai Rp2.638.000 atau naik Rp15.000 dibandingkan harga jual sehari sebelumnya.
Mengutip laman Logam Mulia, harga buyback emas Antam juga mengalami kenaikan Rp15.000 menjadi Rp2.473.000 per gram.
Kenaikan harga tersebut membuat emas Antam kembali mencatat penguatan setelah sebelumnya juga mengalami kenaikan. Harga jual dan buyback menjadi perhatian investor yang mengikuti perkembangan harga emas sebagai salah satu instrumen investasi.
Baca Juga: Cuaca Aceh Hari Ini 19 September: Hujan Ringan Mendominasi, Banda Aceh Berawan Dalam transaksi emas batangan, terdapat ketentuan pajak penghasilan (PPh) Pasal 22 sesuai PMK Nomor 34/PMK.10/2017. Untuk transaksi buyback dengan nilai lebih dari Rp10 juta, PPh 22 dikenakan sebesar 1,5% bagi pemegang NPWP dan 3% bagi pembeli yang tidak memiliki NPWP. Pajak tersebut dipotong langsung dari nilai buyback.
Sementara untuk pembelian emas batangan, PPh 22 dikenakan sebesar 0,45% bagi pembeli yang memiliki NPWP dan 0,9% bagi pembeli yang tidak memiliki NPWP. Setiap transaksi pembelian disertai bukti potong PPh 22.
Selain ukuran 1 gram, harga emas Antam untuk pecahan lainnya juga tercatat berbeda sesuai beratnya. Emas 0,5 gram dijual Rp1.369.000, 2 gram Rp5.216.000, 3 gram Rp7.799.000, dan 5 gram Rp12.965.000.
Untuk pecahan 10 gram, harga emas Antam mencapai Rp25.875.000. Sementara emas 25 gram dibanderol Rp64.562.000 dan 50 gram Rp129.045.000.
Selanjutnya, emas Antam ukuran 100 gram dijual Rp258.012.000, 250 gram Rp644.765.000, 500 gram Rp1.289.000.000, serta 1.000 gram atau 1 kilogram mencapai Rp2.578.000.000.
Berikut rincian harga emas Antam pada Sabtu (19/9/2026):
0,5 gram: Rp1.369.0001 gram: Rp2.638.0002 gram: Rp5.216.0003 gram: Rp7.799.0005 gram: Rp12.965.00010 gram: Rp25.875.00025 gram: Rp64.562.00050 gram: Rp129.045.000100 gram: Rp258.012.000250 gram: Rp644.765.000500 gram: Rp1.289.000.0001.000 gram: Rp2.578.000.000
Pergerakan harga emas Antam tersebut menjadi salah satu perhatian pelaku pasar di tengah dinamika harga emas dan kondisi ekonomi global.* (mt/dh)