JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Jumat (18/9/2026). IHSG naik 0,78% ke level 6.512,57 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di 6.462,43.
Berdasarkan data Stockbit pukul 09.00 WIB, aktivitas transaksi pada awal perdagangan tercatat cukup dinamis. Volume transaksi mencapai 659,03 juta lembar saham dengan frekuensi 52,56 ribu kali dan nilai transaksi menyentuh Rp386,89 miliar.
Di tengah penguatan IHSG, nilai tukar rupiah justru bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah turun 16,20 poin atau 0,09% ke level Rp17.737 per dolar AS dari posisi penutupan sebelumnya Rp17.720,80.
Baca Juga: Makin Silaunya Logam Mulia Harga Emas Antam Meroket 3 Hari Beruntun Tembus Rp 2,62 Juta per Gram Pergerakan bursa saham Asia pada pagi hari juga berlangsung bervariasi. Indeks Nikkei 225 Jepang tercatat menguat 1,36% ke level 65.011,50, sedangkan Hang Seng Hong Kong naik 0,35% menjadi 24.691,00.
Sementara itu, indeks SSE Composite China menguat 0,42% ke level 3.891,96. Adapun Straits Times Singapura bergerak melemah 0,20% ke level 5.649,28.
Pergerakan pasar domestik pada awal perdagangan tersebut berlangsung di tengah kondisi bursa Asia yang beragam serta pergerakan nilai tukar rupiah yang masih berada di bawah tekanan terhadap dolar AS.
Investor selanjutnya akan mencermati perkembangan pasar sepanjang sesi perdagangan untuk melihat arah pergerakan IHSG, rupiah, dan sentimen pasar regional.* (kp/dh)