MEDAN - Rangkaian kegiatan Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) mulai digelar di Sumatera Utara (Sumut). Forum tersebut diharapkan tidak berhenti pada pertukaran gagasan, tetapi menghasilkan aksi nyata, investasi baru dan kemitraan bisnis antara tiga negara.
The Chairman of IMT-GT Joint Business Council (JBC) Indonesia Sjahrian Harahap mengatakan pertemuan JBC di Medan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi Indonesia, Malaysia dan Thailand sebagai kawasan pertumbuhan ekonomi di Asia Tenggara.
"Pertemuan JBC di Medan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi ketiga negara sebagai mesin pertumbuhan ekonomi utama di Asia Tenggara melalui aksi nyata dan pembukaan peluang investasi baru," kata Sjahrian saat Joint Business Council Meeting di JW Marriott Medan, Senin (7/9/2026).
Baca Juga: Gagal Bayar PASU Baru Terjadi Usai Pensiun, Kubu Dante Sinaga Sebut Tuntutan Jaksa Cuma Retorika Menurut Sjahrian, forum tersebut harus mampu mengubah semangat kerja sama IMT-GT menjadi investasi riil dan kemitraan bisnis yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
"Hari ini lebih dari sekadar pertemuan. Ini adalah kesempatan untuk mengubah semangat kerja sama menjadi kemitraan bisnis nyata, investasi nyata, dan dampak ekonomi nyata," ujarnya.
Sjahrian menyebut ketiga negara memiliki kekuatan fundamental di berbagai sektor yang dapat dikembangkan bersama. Sejumlah sektor tersebut meliputi perdagangan, pertanian, manufaktur, pariwisata, logistik, ekonomi digital, industri halal, energi hingga infrastruktur.
Karena itu, para pelaku usaha yang mengikuti forum diharapkan tidak hanya menjadikan IMT-GT sebagai ruang bertukar pandangan. Forum tersebut juga diharapkan menjadi tempat untuk menghasilkan kesepakatan, mengembangkan proyek bersama dan membuka akses pasar baru.
"Saya berharap rapat JBC ini berjalan produktif, bermakna, dan sukses. Bersama-sama, mari kita hubungkan bisnis, ciptakan peluang, dan ubah kerja sama menjadi kesejahteraan. Terima kasih dan selamat datang di Medan," kata Sjahrian.
Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Porman Mahulae mengatakan rangkaian kegiatan IMT-GT juga akan diisi dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara 10 gubernur se-Sumatera.
Menurut Porman, kesepakatan tersebut diharapkan memberi dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat Sumut maupun kawasan Sumatera secara keseluruhan.
"IMT-GT telah mulai dilaksanakan, diharapkan akan membawa dampak nyata bagi perekonomian regional, khususnya Sumut atau Sumatera," ujar Porman.
Pelaksanaan rangkaian IMT-GT di Sumut diharapkan dapat memperkuat konektivitas ekonomi kawasan sekaligus membuka lebih banyak peluang investasi dan kerja sama bisnis antara Indonesia, Malaysia dan Thailand.* (dh)