MEDAN — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengatakan Pemerintah Kota Medan tengah mengantisipasi kemungkinan kenaikan harga sejumlah komoditas bahan pangan akibat erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Komoditas sayur-mayur menjadi perhatian Pemko Medan karena sebagian besar kebutuhan sayuran di Kota Medan dipasok dari Kabupaten Karo.
Gangguan aktivitas pertanian dan distribusi akibat erupsi dikhawatirkan memengaruhi ketersediaan serta harga sayuran di pasar.
Baca Juga: Sri Rezeki Resmi Jadi Wakil Ketua DPRD Medan Gantikan Rajudin Sagala, Ini Harapan Rico Waas "Saat ini kita dalam tahap evaluasi beberapa harga komoditas karena dampak dari erupsi Gunung Sinabung. Terutama sayur mayur, ini jadi perhatian kita karena kebutuhan sayur mayur di Kota Medan banyak disuplai dari Kabupaten karo," ucap Rico Waas, Selasa (1/9/2026).
Rico mengatakan Pemko Medan akan melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke sejumlah pasar dalam waktu dekat.
Langkah tersebut dilakukan untuk memantau ketersediaan stok sekaligus memastikan harga komoditas tetap terkendali.
"Kita terus sidak ke pasar-pasar, kita akan pantau ketersediaan dan harga komoditas (sayur mayur) di pasar-pasar," ujarnya.
Selain melakukan pemantauan langsung ke pasar, Pemko Medan menyiapkan langkah lain untuk menjaga kestabilan harga bahan pangan.
Salah satunya melalui pelaksanaan pasar murah.
Pemerintah kota akan melihat perkembangan kondisi di Kabupaten Karo dan dampaknya terhadap pasokan bahan pangan ke Medan sebelum menentukan skema penanganan yang akan dilakukan.
"Terkhusus untuk dampak dari erupsi Gunung Sinabung ini, kita akan lihat lagi bagaimana skema-skema yang akan dilakukan oleh Pemko Medan. Saya rasa satu atau dua hari kedepan kita sudah bisa menyimpulkan langkah yang akan kita lakukan," katanya.
Ketergantungan pasokan sayur-mayur dari Kabupaten Karo membuat kondisi di daerah tersebut menjadi perhatian Pemko Medan.