JAKARTA — Kondisi ekonomi sebuah keluarga dapat berubah dari waktu ke waktu.
Perubahan penghasilan, pekerjaan, jumlah anggota keluarga, hingga kondisi tempat tinggal dapat membuat data sosial ekonomi yang tercatat pemerintah tidak lagi menggambarkan keadaan sebenarnya.
Salah satu data yang berkaitan dengan kondisi tersebut adalah desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Baca Juga: Prabowo Tinjau Hunian Baru Warga Senen yang Direlokasi dari Bantaran Rel Desil merupakan pengelompokan keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraan sosial ekonomi.
Data tersebut menjadi salah satu acuan pemerintah dalam menentukan sasaran berbagai program perlindungan sosial.
Karena kondisi ekonomi keluarga dapat berubah, masyarakat yang merasa data desilnya sudah tidak sesuai dapat mengajukan pemutakhiran data melalui kanal yang tersedia, termasuk aplikasi Cek Bansos.
Apa Itu Desil DTSEN?
Desil adalah pengelompokan keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraan sosial ekonomi yang tercatat dalam DTSEN.
Pengelompokan tersebut terbagi menjadi 10 kelompok, mulai dari desil 1 hingga desil 10.
Posisi desil menggambarkan tingkat kesejahteraan keluarga berdasarkan data sosial ekonomi yang tersedia.
Data tersebut dapat menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam menentukan sasaran program bantuan sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Karena itu, masyarakat perlu memastikan data sosial ekonomi yang tercatat sesuai dengan kondisi keluarga saat ini.