KEBUMEN - Menteri Koperasi Ferry Juliantono mendorong Induk Warga Asal Kabupaten Kebumen (IWAKK) Walet Emas bertransformasi menjadi badan usaha berbentuk koperasi.
Dorongan itu disampaikan saat membuka Kebumen Travel Mart dan Gombong Festival of Culture 2026 di Benteng Van Der Wijck, Gombong, Kebumen, Kamis, 27 Agustus 2026.
Ferry mengatakan kegiatan yang mempertemukan koperasi, pariwisata, ekonomi kreatif, serta pelaku produk lokal tersebut dapat menjadi sarana untuk memperluas akses pasar sekaligus mengembangkan potensi ekonomi daerah.
Baca Juga: Luhut Ungkap Bansos Salah Sasaran Pernah Capai 77,6 Persen, Kini Turun di Bawah 5 Persen Menurut dia, penguatan kelembagaan diperlukan agar potensi ekonomi yang muncul dari sektor pariwisata dan budaya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
Pengelolaan yang lebih kuat diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Kebumen Travel Mart dan Gombong Festival of Culture 2026 juga dinilai menjadi momentum untuk memperkuat identitas daerah melalui sektor pariwisata dan kebudayaan.
Kegiatan tersebut sekaligus mendorong pengelolaan potensi wisata secara kolektif dan berkelanjutan.
Ferry mengatakan koperasi dapat menjadi instrumen untuk memperkuat ekonomi masyarakat karena memungkinkan pelaku usaha menggabungkan potensi dan sumber daya secara bersama-sama.
Karena itu, IWAKK Walet Emas sebagai penggagas kegiatan didorong mengambil peran lebih besar dengan membentuk badan usaha koperasi.
"Koperasi Walet Emas nantinya bisa menjadi motor ekonomi warga Kebumen, sekaligus mendukung agenda pariwisata melalui festival budaya," kata Ferry dalam sambutannya.
Menurut Ferry, transformasi tersebut dapat memperkuat hubungan antara sektor pariwisata, budaya, UMKM, ekonomi kreatif, dan produk unggulan daerah.
Kolaborasi antarsektor dinilai penting agar kegiatan ekonomi menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan langsung masyarakat.