JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG melemah pada awal perdagangan Rabu, 26 Agustus 2026.
Hingga pukul 09.05 WIB, IHSG turun 68,92 poin atau 1,06 persen ke level 6.432.
Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah lima menit perdagangan berlangsung, volume transaksi mencapai 2,53 miliar saham dengan nilai transaksi Rp1,21 triliun.
Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Rp18.000, Kini Rp2,75 Juta per Gram Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 199.709 kali.
Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 181 saham menguat, 161 saham melemah, dan 220 saham tidak bergerak.
BRI Danareksa Sekuritas melihat investor masih mencermati sejumlah data ekonomi yang akan dirilis, termasuk Neraca Pembayaran Indonesia (NPI), data uang beredar, serta hasil review FTSE Russell yang akan efektif pada September 2026.
"Kami memproyeksikan IHSG bergerak mixed to positive dengan support 6.455–6.400 dan resistance 6.568," papar BRI Danareksa.
Menurut BRI Danareksa, tren bullish IHSG masih terjaga selama indeks mampu bertahan di atas level 6.455.
Jika kondisi tersebut bertahan, IHSG berpeluang menguji level 6.568.
Sementara itu, MA20 berada di level 6.328 dan menjadi level support berikutnya.
Dari sisi eksternal, pelaku pasar juga menunggu sejumlah data ekonomi Amerika Serikat serta pidato Gubernur Federal Reserve Kevin Warsh dalam simposium Jackson Hole.
BRI Danareksa Sekuritas memilih sejumlah saham untuk dicermati pada perdagangan hari ini, yakni HRUM, PADI, dan SRTG.