JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,93 persen sepanjang perdagangan 18-21 Agustus 2026. Pada akhir pekan, IHSG ditutup di level 6.525,690, naik dari posisi 6.401,888 pada pekan sebelumnya.
Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan penguatan IHSG turut dibarengi peningkatan aktivitas transaksi di pasar saham.
"Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami peningkatan 1,93% sehingga ditutup pada level 6.525,690 dari posisi 6.401,888 pada pekan sebelumnya," kata Kautsar dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (22/8/2026).
Baca Juga: Saham ALKA Melesat 25 Persen, IHSG Dibuka Hijau ke 6.524 Jelang Akhir Pekan Selain indeks yang menguat, rata-rata volume transaksi harian BEI juga meningkat signifikan. Volume perdagangan naik 47,90 persen menjadi 50,30 miliar lembar saham, dari sebelumnya 34,01 miliar lembar saham.
Dari sisi frekuensi, rata-rata transaksi harian tumbuh 5,52 persen menjadi 2,21 juta kali transaksi. Pada pekan sebelumnya, frekuensi transaksi tercatat 2,09 juta kali.
Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian naik 2,36 persen menjadi Rp15,57 triliun. Pada pekan sebelumnya, nilai transaksi harian berada di level Rp15,21 triliun.
Penguatan IHSG dan meningkatnya aktivitas perdagangan juga mendorong kenaikan kapitalisasi pasar BEI. Kapitalisasi pasar naik 1,83 persen menjadi Rp11.449 triliun dari posisi pekan sebelumnya sebesar Rp11.243 triliun.
Pada perdagangan akhir pekan, investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih atau net buy sebesar Rp974,58 miliar.
Meski demikian, secara kumulatif sepanjang 2026 investor asing masih mencatatkan jual bersih atau net sell sebesar Rp70,64 triliun.
Kinerja pasar saham sepanjang pekan tersebut menunjukkan sentimen positif investor terhadap perdagangan di Bursa Efek Indonesia. Penguatan indeks juga terjadi bersamaan dengan peningkatan volume dan nilai transaksi harian.* (oz/dh)