NIAS UTARA – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyiapkan pembangunan rumah produksi kelapa di Kabupaten Nias Utara. Fasilitas tersebut ditargetkan dapat meningkatkan nilai tambah hasil kelapa sekaligus mendorong perekonomian petani setempat.
Rencana pembangunan rumah produksi itu disampaikan Bobby saat kegiatan Sapa Daerah di Lauru Fadoro, Nias Utara, Jumat (7/8/2026).
Rumah produksi kelapa tersebut nantinya dilengkapi sejumlah fasilitas, mulai dari mesin produksi kopra, solar dryer, mesin pengupas batok, mesin pemilah, hingga peralatan pendukung lainnya.
Baca Juga: 53 Siswa Belajar di Tiga Ruang, Bobby Nasution Siapkan Perhatian untuk SD Lasara Selain memproduksi kopra, fasilitas itu juga akan diarahkan untuk mengembangkan produksi arang dari batok kelapa.
Berdasarkan data Bapperida Sumut, pembangunan rumah produksi kelapa tersebut mendapat alokasi anggaran sekitar Rp 2 miliar dan direncanakan mulai dibangun pada tahun ini.
Bobby mengatakan pembangunan rumah produksi kelapa merupakan bagian dari perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap pembangunan Kepulauan Nias.
Pada tahun ini, Pemprov Sumut mengalokasikan anggaran sekitar Rp 500 miliar untuk pembangunan di Kepulauan Nias. Nias Utara menjadi salah satu wilayah yang mendapatkan program pembangunan tersebut.
"Untuk Kepulauan Nias sendiri tahun lalu kami anggarkan dari seluruh anggaran kami itu kurang lebih ada Rp250 miliar sampai Rp300 miliar. Tahun ini kami tingkatkan hampir menjadi Rp500 miliar untuk kepulauan Nias. Kabar baik khusus untuk Nias Utara dari Rp500 miliar," kata Bobby.
Pemprov Sumut telah menetapkan tiga tema utama dalam arah pembangunan Kepulauan Nias, yakni sebagai sentra perekonomian, sentra produksi, dan pariwisata.
Nias Utara diarahkan menjadi salah satu sentra produksi di Kepulauan Nias. Potensi kelapa menjadi salah satu sektor yang akan dikembangkan melalui pembangunan rumah produksi tersebut.
Dalam kegiatan Sapa Daerah, Bobby juga menerima berbagai aspirasi dari masyarakat Lauru Fadoro. Aspirasi tersebut selanjutnya akan menjadi bahan tindak lanjut dalam program pembangunan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu mengatakan wilayahnya memiliki potensi besar di sektor pariwisata dan perkebunan kelapa.