MEDAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat jumlah angkatan kerja di Provinsi Sumatera Utara terus bertambah pada Mei 2026.
Meski demikian, jumlah pengangguran juga mengalami kenaikan, sementara tingkat partisipasi angkatan kerja sedikit menurun.
Kepala BPS Sumatera Utara, Asim Saputra, mengatakan jumlah angkatan kerja di Sumatera Utara pada Mei 2026 mencapai 8,162 juta orang.
Baca Juga: Kematian Eks Istri Polisi di Medan Masih Misterius: Polisi Sebut Tak Ada Tanda Kekerasan, Keluarga Korban Justru Temukan Luka Lebam Angka tersebut bertambah sekitar 28 ribu orang dibandingkan Februari 2026.
Dari jumlah itu, sebanyak 7,752 juta orang telah bekerja atau meningkat sekitar 25 ribu orang.
Sementara itu, jumlah pengangguran tercatat mencapai 411 ribu orang, atau bertambah sekitar 3 ribu orang dibandingkan periode sebelumnya.
Meski jumlah angkatan kerja meningkat, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) justru mengalami sedikit penurunan menjadi 69,26 persen, atau turun 0,02 persen poin.
"Uniknya, TPAK perempuan naik 0,19 persen poin menjadi 54,88 persen, sementara TPAK laki-laki turun 0,24 persen poin menjadi 83,72 persen," kata Asim, Rabu (5/8/2026).
BPS juga mencatat sebagian besar masyarakat yang bekerja di Sumatera Utara masih berada di sektor informal.
Sebanyak 4,502 juta orang atau 58,08 persen dari total pekerja bekerja di sektor informal.
Sementara pekerja formal, seperti buruh, karyawan, dan pegawai, berjumlah 3,249 juta orang atau 41,92 persen.
Persentase pekerja formal bahkan mengalami penurunan sebesar 0,17 persen poin dibandingkan Februari 2026.