JAKARTA - Pemerintah pusat terus menggencarkan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) pada Agustus 2026 agar bisa beroperasi dalam waktu dekat.
"Untuk mempercepat operasionalisasi, pemerintah menyiapkan sejumlah langkah, mulai dari penguatan tata kelola, percepatan pembangunan sekitar 35.000 unit hingga Agustus 2026, dukungan pembiayaan, serta koordinasi lintas kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan BUMN," ucap Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (5/8/2026).
Zulhas mengatakan, Kopdes merupakan strategi yang terus digencarkan pemerintah pusat untuk membangun ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di pedesaan.
Baca Juga: Ketua MPR Tepis Isu Gejolak Agustus 2026, Ajak Masyarakat Jaga Persatuan Jelang HUT RI Tujuan dari pembangunan Kopdes sendiri disebut tidak hanya sebagai lembaga usaha untuk mencari keuntungan, namun juga menjadi pusat layanan ekonomi masyarakat. Kehadiran Kopdes diharapkan bisa menghubungkan petani, nelayan, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam satu ekosistem yang terintegrasi.
Perkembangan koperasi desa di berbagai wilayah Indonesia disebut cukup signifikan di pertengahan tahun 2026 ini.
"Hingga saat ini, tercatat 83.382 koperasi telah berbadan hukum, 79.708 koperasi memiliki akun Simkopdes, dan 60.801 koperasi memiliki Nomor Induk Berusaha," sambung Zulhas.
Lalu, dari sisi fisik terdapat 35.857 titik lahan siap dibangun, 16.180 unit dalam proses pembangunan, dan 19.222 unit telah selesai 100 persen.* (k/dh)