JAKARTA - Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah melemah pada awal perdagangan Rabu (5/8/2026). Berdasarkan data pasar hingga pagi hari, mata uang Negeri Paman Sam turun ke level Rp17.971 per dolar AS.
Mengacu pada data Bloomberg, pelemahan dolar AS mencapai 56 poin atau sekitar 0,31 persen dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya. Pergerakan tersebut membuat kurs dolar AS kembali berada di kisaran Rp17.900.
Tak hanya terhadap rupiah, dolar AS juga tercatat melemah terhadap sejumlah mata uang utama di kawasan Asia. Mata uang AS turun sekitar 0,06 persen terhadap yen Jepang, melemah 0,02 persen terhadap dolar Singapura, serta terkoreksi 0,01 persen terhadap yuan China.
Baca Juga: IHSG Hari Ini Menguat ke Level 6.338, Saham Energi dan Tambang Pimpin Kenaikan Di sisi lain, pergerakan dolar AS terhadap mata uang negara lain masih bervariasi. Dolar tercatat menguat sekitar 0,3 persen terhadap pound sterling dan naik tipis 0,01 persen terhadap dolar Australia.
Sementara itu, nilai tukar dolar AS terhadap euro terpantau relatif stabil atau tidak mengalami perubahan berarti pada awal sesi perdagangan.
Pergerakan nilai tukar global masih dipengaruhi berbagai sentimen pasar, mulai dari perkembangan ekonomi Amerika Serikat, arah kebijakan suku bunga bank sentral, hingga dinamika pasar keuangan internasional yang terus menjadi perhatian pelaku pasar.* (d/dh)