JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Kamis (30/7/2026) di zona hijau setelah menguat 1,56 persen ke level 6.186,36. Penguatan ini membawa indeks kembali mendekati level psikologis 6.200, didorong oleh kenaikan saham-saham berkapitalisasi besar, khususnya sektor perbankan.
Berdasarkan data perdagangan, IHSG bergerak positif sejak pembukaan di level 6.110,28 dan terus bertahan di zona hijau hingga penutupan sesi sore.
Sepanjang perdagangan, volume transaksi mencapai 30,81 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp12,93 triliun. Sementara frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 1.754.645 kali.
Baca Juga: Rupiah Ditutup Melemah ke Rp18.111 per Dolar AS, Tekanan Global Masih Membayangi Pasar Kinerja positif juga ditunjukkan Indeks LQ45 yang ditutup menguat 2,03 persen ke level 618,856. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 495 saham menguat, 158 saham melemah, dan 136 saham bergerak stagnan.
Penguatan IHSG turut ditopang oleh kenaikan saham-saham perbankan berkapitalisasi besar. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 2,79 persen ke level Rp6.450 per saham.
Sementara itu, saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menguat 2,60 persen ke level Rp3.550 per saham. Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) juga naik 2,40 persen menjadi Rp2.990 per saham.
Adapun saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) ditutup menguat 1,71 persen ke level Rp4.160 per saham.
Penguatan sektor perbankan menjadi salah satu faktor yang menopang laju IHSG sehingga mampu bertahan di zona positif hingga akhir perdagangan.* (d/dh)