JAKARTA – Pemerintah memastikan kebijakan insentif bagi industri kendaraan listrik (electric vehicle/EV) tetap berlanjut. Namun, skema pemberiannya akan diarahkan untuk mendukung pengembangan mobil dan motor listrik nasional sebagai bagian dari penguatan industri otomotif dalam negeri.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah masih menyusun mekanisme penyaluran insentif tersebut. Menurutnya, kebijakan baru akan dikaitkan dengan pengembangan kendaraan listrik buatan nasional.
"Nanti kita lihat, insentifnya akan dikaitkan dengan mobil nasional atau motor nasional," ujar Airlangga di Jakarta, Senin (27/7/2026).
Baca Juga: Airlangga Pastikan Mundurnya Perry Warjiyo Tak Guncang Ekonomi RI, Stabilitas BI Tetap Terjaga Saat ditanya apakah insentif akan diberikan kepada konsumen atau produsen, Airlangga belum merinci skemanya. Ia hanya menegaskan bahwa arah kebijakan pemerintah saat ini berfokus pada pengembangan mobil dan motor listrik nasional.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga memastikan program insentif kendaraan listrik tetap dilanjutkan. Namun, penyalurannya akan difokuskan kepada sejumlah perusahaan yang memenuhi kriteria sesuai kebijakan pemerintah.
Menurut Purbaya, pemerintah masih menunggu masukan dari Kementerian Perindustrian dan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara terkait perusahaan maupun sektor yang akan menerima insentif tersebut.
Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah menyampaikan rencana peluncuran motor listrik nasional dalam waktu dekat. Pemerintah juga tengah mempersiapkan pengembangan kendaraan listrik berbasis karya anak bangsa.
Chief Technology Officer (CTO) BPI Danantara Sigit Puji Santosa mengungkapkan pengumuman resmi mengenai motor listrik nasional dijadwalkan berlangsung pada 13 Agustus 2026. Ia menegaskan kendaraan tersebut akan dirancang oleh insinyur Indonesia dan diproduksi di dalam negeri.
Sigit juga menyebut PT Pindad akan difokuskan untuk pengembangan mobil nasional, sedangkan produksi motor listrik nasional akan ditangani pihak lain yang akan diumumkan pemerintah.
Dengan berlanjutnya insentif kendaraan listrik, pemerintah berharap ekosistem industri EV nasional semakin berkembang, memperkuat daya saing produk lokal, sekaligus mempercepat transisi menuju transportasi yang lebih ramah lingkungan.* (d/dh)