JAKARTA - Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat terhadap rupiah pada perdagangan Jumat (24/7/2026). Mata uang Paman Sam bergerak mendekati level psikologis Rp18.000 di tengah penguatan terhadap sejumlah mata uang dunia.
Mengutip data Bloomberg, dolar AS dibuka naik 0,22 persen ke posisi Rp17.976 pada perdagangan pagi ini. Angka tersebut meningkat dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya, Kamis (23/7/2026), yang berada di level Rp17.936.
Pergerakan dolar AS yang terus menguat membuat tekanan terhadap rupiah kembali menjadi perhatian pelaku pasar. Investor mencermati perkembangan ekonomi global serta arah kebijakan moneter yang dapat memengaruhi pergerakan nilai tukar.
Baca Juga: IHSG Dibuka Melemah Jelang Akhir Pekan, Indeks Turun ke Level 6.255 Di pasar valuta asing, dolar AS bergerak beragam terhadap sejumlah mata uang utama dunia. Mata uang tersebut tercatat menguat terhadap euro (EUR) sebesar 0,05 persen dan pound sterling (GBP) sebesar 0,02 persen.
Selain itu, dolar AS juga menguat terhadap dolar Australia (AUD) sebesar 0,09 persen. Namun, mata uang AS tercatat melemah terhadap franc Swiss (CHF) sebesar 0,02 persen.
Sementara terhadap yen Jepang (JPY), dolar AS melemah 0,04 persen. Begitu juga terhadap dolar Kanada (CAD), dolar AS turun sebesar 0,07 persen.
Pergerakan kurs rupiah terhadap dolar AS masih menjadi perhatian pasar menjelang akhir pekan. Pelaku pasar akan terus memantau sentimen global yang dapat memengaruhi arah nilai tukar ke depan.* (d/dh)