JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan mengalami penyesuaian signifikan seiring langkah efisiensi yang tengah dilakukan pemerintah. Nilai anggaran yang sebelumnya mencapai Rp268 triliun dipastikan tidak lagi menjadi acuan dalam pelaksanaan program tersebut.
Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan proses efisiensi dilakukan melalui penataan ulang sasaran penerima manfaat, evaluasi operasional Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), hingga penyempurnaan skema pelaksanaan di lapangan. Menurutnya, besaran anggaran terbaru masih dalam tahap finalisasi sehingga belum dapat diumumkan kepada publik.
"Yang jelas sudah tidak Rp268 triliun lagi. Angkanya masih dihitung karena proses efisiensi masih berjalan," ujar Agustina di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Baca Juga: BGN Rompak Skema Insentif Dapur MBG, Nominal Rp6 Juta per Hari Segera Berakhir Sebelumnya, alokasi anggaran BGN sempat mencapai Rp335 triliun sebelum disesuaikan menjadi Rp268 triliun. Dari total tersebut, sekitar 93 persen dialokasikan untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.
Agustina menjelaskan, Presiden memberikan waktu selama satu bulan kepada BGN untuk menyelesaikan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan MBG agar penggunaan anggaran menjadi lebih efektif tanpa mengurangi kualitas layanan kepada masyarakat.
Selain mengevaluasi penerima manfaat, pemerintah juga melakukan pembenahan terhadap mekanisme operasional SPPG agar distribusi bantuan gizi lebih tepat sasaran dan efisien.
Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya menyatakan bahwa besaran penghematan anggaran masih menunggu hasil akhir pembahasan bersama BGN. Ia menegaskan keputusan resmi terkait nilai anggaran baru akan diumumkan setelah proses evaluasi selesai.
Pemerintah berharap langkah efisiensi ini mampu memperkuat tata kelola Program MBG sehingga manfaatnya tetap dirasakan masyarakat dengan penggunaan anggaran negara yang lebih optimal.* (d/dh)