MALANG – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menanggapi pihak-pihak yang menilai harga beras masih mahal dengan mengajak mereka ikut merasakan proses menjadi petani.
Menurut Prabowo, masyarakat yang mengkritik harga beras dapat mencoba menanam padi sendiri agar memahami perjuangan petani dalam menghasilkan bahan pangan.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam kegiatan Panen Raya Padi, Tebu, dan Kedelai di Lahan Garapan Binaan TNI Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).
Baca Juga: Emas Antam Naik Lagi Hari Ini, Harga 1 Gram Tembus Rp2,6 Juta Dalam kesempatan itu, Prabowo lebih dulu menyampaikan apresiasi kepada para petani dan nelayan yang selama ini berperan penting dalam menjaga ketersediaan pangan nasional.
"Kau adalah pahlawan yang sebenarnya, kau menghasilkan pangan untuk kita semua," kata Prabowo kepada para petani yang hadir.
Setelah itu, Prabowo menyinggung pihak yang menilai harga beras terlalu mahal.
Ia meminta agar mereka ikut menanam padi secara langsung sehingga dapat memahami proses produksi pangan dari awal hingga panen.
"Yang mengatakan beras terlalu mahal, suruh ikut kau tanam beras, kalau petani beras tidak boleh dapat penghasilan tinggi, suruh mereka tanam padi sendiri," ujar Prabowo.
Prabowo bahkan menyampaikan candaan agar TNI dan Polri dapat membantu menyediakan lahan bagi pihak yang ingin mencoba bertani.
Menurutnya, petani memiliki hak untuk mendapatkan penghasilan yang layak karena mereka menjadi salah satu ujung tombak dalam menjaga ketahanan pangan Indonesia.
Dalam acara tersebut, Prabowo juga memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Panen Raya TNI Terintegrasi yang dilakukan secara serentak di 43 titik wilayah Indonesia.
Menurutnya, kegiatan itu menunjukkan bahwa upaya mencapai ketahanan pangan bukan hanya menjadi tugas Kementerian Pertanian, tetapi merupakan gerakan bersama yang melibatkan berbagai unsur bangsa.