BANDA ACEH – Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan menerima kunjungan silaturahmi Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV/PalmCo beserta jajaran di Mapolda Aceh, Kamis (16/7/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi dalam menjaga keamanan dan kelancaran operasional objek vital perkebunan di wilayah Aceh.
Dalam kegiatan itu, Kapolda Aceh didampingi sejumlah pejabat utama (PJU) Polda Aceh, di antaranya Karoops Polda Aceh, Dirintelkam Polda Aceh, dan Dirreskrimum Polda Aceh.
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto mengatakan, kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan antara kepolisian dan PTPN IV/PalmCo.
Baca Juga: Kapolda Aceh Paparkan 10 Commander Wish, Jadi Pedoman Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Polri kepada Masyarakat "Silaturahmi ini bertujuan untuk membangun koordinasi dan kerja sama yang semakin erat antara Polda Aceh dengan PTPN IV/PalmCo dalam rangka mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, khususnya pada objek-objek vital perkebunan di wilayah Aceh," ujar Joko.
Menurutnya, kerja sama antara aparat keamanan dan dunia usaha memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas wilayah. Dengan kondisi keamanan yang baik, aktivitas operasional perusahaan dapat berjalan lancar serta memberikan rasa aman bagi pekerja maupun para pemangku kepentingan.
Joko menyampaikan, Polda Aceh terus berkomitmen memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pelaku usaha dan pengelola objek vital nasional, sebagai bagian dari upaya menciptakan iklim investasi yang aman dan kondusif.
"Diharapkan melalui silaturahmi dan koordinasi yang berkelanjutan, hubungan kelembagaan antara Polda Aceh dan PTPN IV/PalmCo semakin solid," katanya.
Ia berharap sinergi tersebut dapat mendukung kelancaran operasional perusahaan, memberikan kepastian keamanan bagi investasi, serta menjaga stabilitas keamanan di seluruh wilayah Aceh.
"Sinergi ini diharapkan mampu mendukung kelancaran operasional perusahaan, memberikan kepastian keamanan bagi investasi, serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Aceh," pungkas Joko.* (dh)