MEDAN – Polda Sumatera Utara mengerahkan sebanyak 786 personel untuk mengawal pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) setelah 325 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di berbagai wilayah Sumatera Utara mengalami kelangkaan pasokan dalam beberapa hari terakhir.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar sekaligus mengantisipasi gangguan keamanan dan antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU.
Kepala Biro Operasi Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Pertamina Regional Sumbagut dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumut guna memantau perkembangan distribusi BBM.
Baca Juga: Pemprov Sumut Siapkan Pelabuhan Roro Gunungsitoli Jadi Pusat Logistik Kepulauan Nias, Operasi Ditargetkan 2029 "Rekan-rekan semua, hasil pantauan kami selama tiga hari terakhir, terdapat 325 SPBU yang mengalami kelangkaan BBM," kata Jaladri kepada wartawan, Kamis (16/7/2026).
Menurut Jaladri, ratusan personel kepolisian ditempatkan di sejumlah SPBU secara bergantian selama 24 jam.
Pengamanan dilakukan untuk menjaga ketertiban masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi kericuhan akibat terbatasnya pasokan BBM.
"Kami melibatkan 786 personel yang bertugas secara bergantian setiap 24 jam," ujarnya.
Polda Sumut juga belum dapat memastikan kapan kondisi kelangkaan BBM akan kembali normal.
Saat ini, fokus utama kepolisian adalah mengawal proses distribusi agar pasokan dapat segera sampai ke SPBU dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.
Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya S.P. Sembiring mengatakan pihaknya turut melakukan pengawalan terhadap armada pengangkut BBM dari Depot Pertamina menuju SPBU di berbagai wilayah.
"Pengawalan ini dilaksanakan dalam rangka mempercepat pendistribusian BBM kepada masyarakat. Kehadiran personel Polri di lapangan diharapkan dapat memastikan proses penyaluran berlangsung aman, lancar, dan tidak mengalami hambatan," ujarnya.
Menurut Aditya, pengawalan dilakukan sejak truk tangki berangkat dari depot hingga tiba di SPBU tujuan.