MEDAN – Komisi XII DPR RI meminta PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mempercepat distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Sumatera Utara.
Langkah ini dilakukan untuk mengatasi antrean panjang kendaraan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Permintaan tersebut disampaikan Anggota Komisi XII DPR RI, Ade Jona Prasetyo, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SPBU di Jalan Kapten Sumarsono, Kota Medan, Rabu sore, 15 Juli 2026.
Baca Juga: Viral Pesan "Turunkan Prabowo" di Grup WhatsApp, Bupati Deli Serdang Copot Kepala Kesbangpol dan Ketua FKDM Sidak itu turut didampingi Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi.
Ade Jona memastikan stok BBM di Sumatera Utara masih dalam kondisi aman.
Menurutnya, persoalan yang terjadi saat ini lebih kepada percepatan distribusi agar pasokan segera tersedia di seluruh SPBU.
"Kami memastikan bahwasanya stok untuk Sumatera Utara ini masih cukup. Dan dalam waktu secepat-cepatnya, kami meminta kepada pihak terkait yaitu Pertamina dan BPH Migas, untuk bisa mendistribusikan," ucap Ade Jona kepada wartawan.
Untuk mempercepat penyaluran BBM, Pertamina menambah armada distribusi hingga mencapai 161 unit mobil tangki, termasuk armada yang didatangkan dari luar daerah.
Ade Jona mengatakan langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat pengiriman BBM ke wilayah-wilayah yang mengalami kekurangan pasokan.
"Jadi, ini hari ada totalnya 161 armada yang juga ditambahkan dari daerah lain supaya bisa cepat mendistribusikan ke daerah-daerah yang ada di Sumatera Utara yang dibutuhkan. Jadi, ini mungkin selanjutnya bisa dilaporkan oleh pihak terkait," ucap Ade Jona.
Politikus yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Utara itu mengaku akan terus memantau perkembangan distribusi BBM hingga kondisi kembali normal.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena stok BBM disebut masih tersedia.