JAKARTA – Kabar baik bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang sedang berburu tambahan modal.
Bank Mandiri kembali membuka program Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2026.
Langkah ini diambil untuk mempermudah pelaku usaha kecil mendapatkan suntikan dana segar dengan skema yang relatif aman bagi arus kas bisnis.
Baca Juga: Mengapa MBG Belum Mudah Diterapkan di Semua Daerah? Ini Penjelasan Pemerintah Dalam program tahun ini, nasabah bisa mengajukan pinjaman dengan plafon mencapai Rp100 juta.
Pilihan masa pengembalian atau tenor yang disediakan pun cukup fleksibel, mulai dari jangka pendek hingga maksimal 60 bulan atau lima tahun.
Suku bunga yang ditawarkan juga terhitung kompetitif, yakni berada di kisaran 6 persen per tahun.
Dengan bunga rendah ini, beban cicilan bulanan pelaku UMKM diharapkan menjadi lebih ringan, sehingga dana yang ada bisa dialokasikan penuh untuk pengembangan kapasitas usaha tanpa mengganggu stabilitas keuangan harian.
Kemudahan lain yang ditawarkan terletak pada aspek birokrasi.
Untuk jenis pinjaman tertentu, Bank Mandiri bahkan mengizinkan pemohon mengajukan kredit tanpa perlu menyertakan agunan atau jaminan tambahan, tentunya dengan mengikuti ketentuan hukum yang berlaku.
Program KUR ini disiapkan dalam lima varian, meliputi KUR Super Mikro, KUR Mikro, KUR Kecil, KUR Penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI), serta KUR Khusus, yang masing-masing disesuaikan dengan skala usaha nasabah.
Bagi pelaku usaha yang melirik plafon maksimal Rp100 juta, simulasi cicilan paling ringan tercatat berada di angka Rp2.166.667 per bulan jika mengambil tenor terlama, yakni 60 bulan.
Rincian tabel angsurannya adalah sebagai berikut: