JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (Pemda) memperkuat pasokan serta memastikan distribusi barang berjalan lancar guna menjaga inflasi tetap terkendali pada semester II 2026.
Tito mengatakan langkah tersebut perlu dilakukan menyusul masih adanya tekanan inflasi yang berasal dari sejumlah sektor, terutama transportasi dan beberapa komoditas pangan.
Menurutnya, kondisi inflasi nasional saat ini masih berada dalam batas aman. Secara tahunan atau year on year (yoy), inflasi tercatat sebesar 3,34 persen atau masih berada di bawah batas atas target nasional sebesar 3,5 persen.
Baca Juga: Satgas PRR Salurkan 5 Ambulans ke Wilayah Terdampak Bencana, Layanan Kesehatan Diperkuat "Inflasi kita di angka 3,34 relatif terkendali di bawah target nasional, 3,5 persen maksimal," ujar Tito dalam keterangannya, Selasa (14/7/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Tito setelah mengikuti Rapat Koordinasi Terbatas Evaluasi Capaian Pengendalian Inflasi Semester I 2026 dan rencana program pengendalian inflasi semester II 2026 di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta.
Tito menjelaskan, salah satu penyumbang kenaikan inflasi berasal dari sektor transportasi, khususnya angkutan udara, akibat meningkatnya mobilitas masyarakat saat periode libur sekolah.
Selain itu, sejumlah komoditas pangan seperti bawang putih, minyak goreng, dan beras juga turut memberikan tekanan terhadap pergerakan harga.
Karena itu, Tito meminta daerah yang masih memiliki tingkat inflasi tinggi segera mengambil langkah pengendalian sesuai kondisi wilayah masing-masing.
"Saya sudah memberikan arahan kepada semua daerah. Kalau target saya daerah-daerah yang tinggi-tinggi, ada di daerah timur umumnya tinggi, di Aceh juga tinggi, langkah-langkahnya menambah suplai," katanya.
Selain memperkuat ketersediaan barang, Tito juga meminta pemerintah daerah mengantisipasi gangguan distribusi akibat faktor cuaca, terutama di wilayah kepulauan yang sering menghadapi gelombang tinggi.
Menurut dia, penggunaan sarana transportasi dengan kapasitas lebih besar dapat menjadi salah satu solusi agar distribusi kebutuhan masyarakat tetap berjalan.
Tito menegaskan pengendalian inflasi membutuhkan kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah. Koordinasi melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) akan terus diperkuat bersama kementerian, lembaga terkait, Badan Pusat Statistik (BPS), Perum Bulog, dan pemerintah daerah.