JAKARTA- Pemerintah mencatat sekitar 30 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) telah terbentuk di berbagai wilayah Indonesia. Jumlah tersebut ditargetkan terus bertambah hingga mencapai sekitar 40 ribu unit pada akhir tahun 2026.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan pembentukan KDMP menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekonomi masyarakat desa melalui gerakan koperasi.
"(KDMP) sekarang sudah 30 ribuan," ujar Ferry usai memimpin ziarah ke makam Mohammad Hatta di TPU Tanah Kusir, Jakarta, Jumat (10/7/2026).
Baca Juga: Prabowo Resmikan 5 Bendungan Strategis, Dukung Ketahanan Air, Pangan, dan Energi Menurut Ferry, koperasi yang telah siap akan segera memasuki tahap peresmian dan direncanakan diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Agustus mendatang.
"Sampai akhir tahun ini target 40.000. Yang sudah siap nanti Agustus insyaallah Bapak Presiden akan meresmikan," katanya.
Ferry menyebut peringatan Hari Koperasi Nasional tahun ini menjadi momentum penting untuk menggerakkan kembali koperasi sebagai salah satu pilar ekonomi rakyat.
Ia menjelaskan, KDMP yang telah terbentuk saat ini masih berada dalam tahap persiapan operasional. Ke depan, pemerintah akan mendorong koperasi agar tidak hanya bergerak di sektor perdagangan, tetapi juga masuk ke bidang produksi, distribusi, industri, hingga pembiayaan.
"Nanti ketika operasionalisasi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih sudah mulai berjalan dan memberikan manfaat, koperasi akan kita dorong masuk ke sektor produksi, distribusi, industri, dan perkreditan," jelas Ferry.
Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan salah satu program strategis pemerintah yang dijalankan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025. Program tersebut menargetkan pembentukan hingga 80 ribu koperasi secara bertahap di seluruh Indonesia.
Koperasi tersebut nantinya akan mengelola berbagai layanan sesuai kebutuhan masyarakat, mulai dari gerai sembako, pergudangan, layanan pembiayaan, klinik, apotek, hingga dukungan logistik.
Pemerintah berharap keberadaan KDMP dapat memperkuat ekonomi desa, memperpendek rantai distribusi, membuka akses pembiayaan masyarakat, serta meningkatkan nilai tambah produk lokal.
Puncak peringatan Hari Koperasi Nasional 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, pada 12 Juli 2026 dan akan dihadiri sekitar 20 ribu peserta.* (an/dh)