MEDAN- Produk kuliner olahan ubi dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menjadi salah satu daya tarik utama di ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50.
Paviliun Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai ramai dikunjungi masyarakat selama akhir pekan. Beragam produk lokal, terutama camilan berbahan dasar ubi seperti rengginang ubi dan opak, menjadi produk yang paling banyak diminati pengunjung.
Staf Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sergai sekaligus pemandu Paviliun Sergai, Bahriani Meiwa, mengatakan jumlah pengunjung mengalami peningkatan signifikan pada Sabtu dan Minggu.
Baca Juga: PRSU 2026 Hadirkan Paspor Mini Berhadiah, Pengunjung Diajak Jelajah 33 Daerah Sumatera Utara Menurutnya, produk makanan ringan khas UMKM menjadi daya tarik utama karena menawarkan cita rasa tradisional dengan inovasi yang beragam.
"Pengunjung meningkat pesat pada Sabtu dan Minggu. Produk UMKM berupa snack ringan berbahan ubi dan rengginang menjadi yang paling banyak diminati. Selain itu, dodol, roti kacang, serta kerajinan tas purun juga mendapat perhatian pengunjung," ujar Bahriani saat ditemui di Paviliun Sergai, Senin (6/7/2026).
Ia menjelaskan, produk olahan ubi yang dipasarkan memiliki berbagai pilihan, mulai dari opak mentega, opak lidah, opak sayur, hingga opak koin. Sementara rengginang ubi tersedia dalam varian rasa original dan ubi ungu.
Selain produk camilan, sejumlah komoditas unggulan Sergai lainnya juga menarik perhatian masyarakat, seperti minyak goreng kemasan jernih, jamur tiram dari Kecamatan Dolok Masihul, serta salak pondoh dari Kecamatan Bintang Bayu.
Paviliun Sergai tidak hanya menampilkan produk kuliner, tetapi juga memperkenalkan berbagai potensi daerah, mulai dari sektor kerajinan, wisata alam, hingga peluang investasi di bidang pertanian.
Keikutsertaan Sergai dalam PRSU ke-50 menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk memperluas promosi produk unggulan lokal sekaligus membuka peluang pasar bagi pelaku UMKM.
Melalui ajang tersebut, Pemkab Serdang Bedagai berharap produk-produk lokal mampu semakin dikenal masyarakat luas dan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.* (dh)