JAKARTA– Harga sejumlah komoditas pangan nasional mengalami kenaikan pada awal pekan, Senin (6/7/2026). Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia, kenaikan terjadi pada berbagai bahan pokok mulai dari bawang, cabai, beras, daging, minyak goreng hingga telur ayam.
Komoditas yang mencatat kenaikan paling signifikan adalah bawang merah yang naik 25,73 persen menjadi Rp62.050 per kilogram. Sementara bawang putih ikut meningkat 21,48 persen menjadi Rp53.450 per kilogram.
Di kelompok beras, harga beras kualitas bawah I naik menjadi Rp16.400 per kilogram, sedangkan beras kualitas bawah II berada di level Rp16.450 per kilogram. Beras kualitas medium I tercatat naik menjadi Rp17.600 per kilogram dan medium II menjadi Rp18.000 per kilogram.
Baca Juga: Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.992 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global Untuk beras kualitas super, harga beras super I naik menjadi Rp20.050 per kilogram, sedangkan beras super II berada di angka Rp18.500 per kilogram.
Kenaikan juga terjadi pada kelompok cabai. Harga cabai merah besar naik menjadi Rp63.600 per kilogram, cabai merah keriting mencapai Rp61.250 per kilogram, cabai rawit hijau menjadi Rp56.900 per kilogram, sementara cabai rawit merah melonjak hingga Rp80.050 per kilogram.
Selain itu, harga daging ayam ras segar naik menjadi Rp42.350 per kilogram. Daging sapi kualitas I tercatat Rp150.850 per kilogram dan kualitas II sebesar Rp145.000 per kilogram.
Komoditas lainnya seperti gula pasir premium naik menjadi Rp23.100 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal mencapai Rp20.900 per kilogram.
Untuk minyak goreng, harga minyak goreng curah tercatat naik menjadi Rp21.700 per liter. Minyak goreng kemasan bermerek I berada di level Rp26.000 per liter dan kemasan bermerek II naik menjadi Rp23.950 per liter.
Sementara itu, harga telur ayam ras segar juga mengalami kenaikan menjadi Rp32.200 per kilogram.
Kenaikan harga berbagai komoditas pangan pada awal pekan ini menjadi perhatian masyarakat karena berpotensi memengaruhi pengeluaran rumah tangga, terutama menjelang meningkatnya aktivitas konsumsi pada pertengahan tahun.* (in/dh)