SOLO – Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Jawa Tengah menemui Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (4/7/2026).
Dalam pertemuan tersebut, para peternak menyampaikan keluhan mengenai anjloknya harga telur dan daging ayam yang dinilai semakin membebani peternak rakyat.
Ketua Pinsar Jawa Tengah, Parjuni, mengatakan kondisi peternak saat ini sedang sulit karena harga jual hasil ternak terus menurun.
Baca Juga: Adik Prabowo Tegaskan Program MBG Tetap Jalan: Tidak Akan Berhenti! Karena itu, pihaknya berharap Jokowi dapat menyampaikan aspirasi para peternak kepada pemerintah, khususnya Kementerian Pertanian.
"Tadi kita sampaikan ke Pak Jokowi karena memang kondisi peternak saat ini sedang terpuruk. Sehingga kita minta supaya pesan ini tersampaikan ke pemerintah dan Kementerian Pertanian agar kondisi harga ayam maupun telur ini segera membaik," kata Parjuni di Solo, Sabtu.
Selain mengeluhkan rendahnya harga telur dan ayam, Pinsar juga meminta pemerintah mencari solusi agar harga bahan baku pakan dapat ditekan.
Menurut mereka, mahalnya harga pakan membuat biaya produksi terus meningkat.
"Termasuk bahan baku yang ada ini supaya harganya turun sehingga pakannya turun juga," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Pinsar juga meminta dukungan Jokowi terhadap rencana kampanye peningkatan konsumsi telur dan daging ayam sebagai bagian dari upaya memperbaiki kondisi industri perunggasan.
"Tadi kita pengin kampanye gizi terkait ayam dan telur. Kita minta ke Pak Jokowi supaya hadir acara pembukaan kampanye gizi ayam dan telur," imbuhnya.
Parjuni mengatakan Jokowi menyambut baik usulan tersebut dan memberikan dukungan terhadap rencana kampanye tersebut.
"Beliau support dan tadi juga sempat salaman minta izin, minta restu," katanya.